Ini Dia Keunggulan Toyota Land Cruiser 300 Varian GR Sport

  • Oleh : Julfikri

Minggu, 23/Janu/2022 10:45 WIB
Toyota Land Cruiser terbaru varian GR Sport untuk pasar Indonesia Toyota Land Cruiser terbaru varian GR Sport untuk pasar Indonesia

SoundandMachine.com (Jakarta) – PT. Toyota Astra Motor (TAM) baru-baru ini meluncurkan generasi terbaru SUV flagship-nya, yaitu Toyota Land Cruiser. Salah satu yang paling menarik dari peluncuran Land Cruiser terbaru atau Land Cruiser 300 ini adalah adanya varian GR Sport.

Varian sporti Land Cruiser 300 tersebut menunjukkan bahwa seperti inilah GR Sport yang paling ideal, sehingga dapat mengubah persepsi masyarakat bahwa di Indonesia GR Sport bukan semata mengejar tampilan semata seperti produk lain sebelumnya.

Baca Juga:
Perkuat Posisi SUV Keluarga, TIGGO 8 CSH Beri Perlindungan dan Kenyamanan Maksimal

Pertama dari eksterior, yang mungkin terkesan tidak familiar mengapa GR Sport Land Cruiser terbaru seperti ini. Akan tetapi justru kami menilai bahwa seperti inilah eksterior yang selaras antara fungsi dan estetika sebagai kendaraan berkarakter off-road, bahkan menjurus ke performa.

Baca Juga:
LEPAS L8 Hadir untuk Perjalanan Modern: Nyaman di Kota, Tenang untuk Perjalanan Jauh

Pelek 18 inci Land Cruiser GR Sport bukan hanya lebih tepat dari segi tampilan, tetapi juga untuk performa off-road. Pasalnya, mobil off-road sebaiknya memakai pelek dengan ukuran kecil, akan tetapi bannya yang besar.

Detail seperti memakai logo tulisan Toyota menjadi nilai plus untuk tampilan eksterior, karena bukan hanya mengingatkan kita mobil Toyota zaman dulu, tetapi juga lebih mencuatkan kesan tangguh. Kita tahu bahwa dari dulu Toyota terkenal dengan ketangguhannya, dan itu terlihat dari masih banyaknya orang memakai mobil Toyota zaman dulu.

Baca Juga:
Lengkapi Lini Produk Elektrifikasi, MGS5 EV Jadi SUV Listrik untuk Keluarga Terkini

Beralih ke sektor interior, kesan sportinya lebih ke corak dan penyematan logo GR di headrest, tombol start, dan setir. Tak ubahnya dengan varian GR Sport pada model Toyota lain, akan tetapi untuk identias lebih baik seperti itu.

Hanya saja rear seat entertainment, untuk varian GR Sport dari segi konsep tidak begitu dibutuhkan, bahkan di Jepang sana tidak menjadi standar. Namun untuk pasar Indonesia, wajar saja mengingat pasar Land Cruiser kebanyakan pemimpin perusahaan yang lebih suka disupiri.

Varian GR Sport juga dilengkapi sejumlah fitur yang membuat performa off-road-nya lebih baik, yaitu Adaptive Variable Suspension, E-KDSS (Electronic Kinetic Dynamic Suspension System) dan fitur Electronic Differential Lock di roda depan dan belakang untuk performa lebih di medan off-road.

Adaptive Variable Suspension (AVS) bekerja mengontrol damping force secara independen untuk masing-masing roda untuk meningkatkan stabilitas setir dan kenyamanan.

E-KDSS mengatur suspensi secara elektrik agar bekerja otomatis mengontrol stabilizer depan-belakang dengan lebih presisi menyesuaikan kondisi jalan di keempat rodanya sehingga bisa lebih menapak lagi.

Selain itu, E-KDDS juga mengoptimalkan fitur AVS yang membuat kerja power steering hidrolik dengan aktuator tersebut jauh lebih stabil, dan juga memiliki stroke suspensi yang diperpanjang secara signifikan, hingga memiliki artikulasi roda terpanjang dari setiap generasi Land Cruiser.

Kemudian, electronic differential lock di depan-belakang mampu mempersingkat waktu untuk keluar dari posisi ketika mobil tersangkut, seperti masuk ke kubangan.

Sehari setelah peluncuran, Toyota menunjukkan performa off-road Land Cruiser GR Sport dalam sesi media test drive pada tanggal 14 Januari 2022 di Edutown BSD, Tangerang.

Land Cruiser GR Sport tersebut melintasi trek off-road buatan, yang terdiri dari side wall, sky bridge atau jembatan dengan sudut 45 derajat, wheel crawl, wavy road, sand and rocky, dan floding tub untuk mensimulasi kemampuan off-road-nya.

Ketika melintasi medan tersebut, Land Cruiser mampu melewatinya tanpa halangan berarti, akan tetapi jika dilihat dari luar menunjukkan bahwa eksterior seperti inilah yang tepat untuk melewati medan off-road.

Hanya saja jika dirasakan dari kabin tepatnya jok baris kedua, goncangannya sangat terasa, dan wajar saja, trek buatannya mensimulasikan medan off-road menengah hingga berat. Lagipula GR Sport memang sudah seyogyanya lebih dirancang untuk memacu adrenalin dengan menyetir sendiri.

Jadi, varian GR Sport seperti ini di Land Cruiser sudah sangat tepat, karena poinnya adalah bukan hanya rasa sporti dari segi manapun, tetapi juga menyesuaikan kodratnya sebagai kendaraan off-road berpenggerak four-wheel drive.

(Joule)