Hadirkan Mobil Listrik Honda e di Indonesia, Honda Kenalkan Kembali Teknologi Elektrifikasinya

  • Oleh : Julfikri

Selasa, 11/Apr/2023 10:00 WIB
Honda e yang diperkenalkan dalam acara Honda e: Technology Media Experience, (sumber: Honda) Honda e yang diperkenalkan dalam acara Honda e: Technology Media Experience, (sumber: Honda)

SoundandMachine.com (Karawang) - PT. Honda Prospect Motor (HPM) kembali melanjutkan aktifitas memperkenalkan teknologi elektrifikasi, setelah menghadirkan Honda Accord dan CR-V Hybrid di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2022 silam.

Teknologi elektrifikasi yang kali ini diperkenalkan oleh Honda adalah kendaraan listrik baterai atau battery electric vehicle (BEV), melalui acara Honda e: Technology Media Experience, pada tanggal 10 April 2023 di Karawang, Jawa Barat.

Baca Juga:
Resmi Serah Terima Jabatan, Begini Pencapaian Presiden Direktur Honda di Indonesia

Sekedar informasi tambahan, Honda e:Technology merupakan inisiatif Honda untuk seluruh produk yang menerapkan teknologi elektrifikasi, yang terdiri dari Honda Automobile, Honda Motorcycle dan Honda Life Creation untuk Power Product lainnya.

Baca Juga:
Layani Pelanggan di Momen Libur Lebaran, Bengkel Resmi Honda Tetap Buka

(sumber: Honda)

Untuk roda empat, Honda menghadirkan Honda e yaitu mobil listrik dengan sumber daya baterai atau battery electric vehicle (BEV).

Baca Juga:
Akan Rilis Mobil Hybrid dan Listrik Baru, Kepercayaan Konsumen Jadi Fokus Honda

“Untuk mewujudkan visi elektrifikasi di Indonesia, Honda  mempertimbangkan keragaman karakter dari konsumen Indonesia dengan berbagai jenis gaya hidup serta lingkungan infrastruktur yang berbeda-beda.” buka Yusak Billy, Sales Marketing & Business Innovation Director PT HPM dalam keterangan resminya (10/4/2023).

(sumber: Honda)

Meski BEV, Honda e memiliki karakter Fun to Drive, karena didukung motor listrik bertenaga tinggi sehingga menghasilkan tenaga sebesar 154 PS dan torsi 315 Nm, serta dukungan Sport Mode sehingga dapat berakselerasi dari 0-100 km per jam kurang dari sembilan detik.

Selain itu, Honda e juga memiliki performa berkendara yang lincah sekaligus stabil karena dirancang dengan desain 50:50 Weight Ratio Distribution, dimana bobot kendaraan terbagi rata di bagian depan tengah dan belakang. 

Penempatan baterai juga dirancang secara efisien untuk menghasilkan ruang kabin yang lapang dan nyaman bagi penumpang.

Sementara baterai Honda e memiliki kapasitas sebesar 35,5 kWh yang dapat menempuh jarak sejauh 220 km, setelah pengisian daya baterai di bagian depan mobil dan sudah dilengkapi dengan fast charging yang mampu mengisi dari 0 – 80% dalam waktu 30-36 menit.

Dengan kapasitas baterai yang ada, pengguna dapat menggunakan soket listrik 12V DC dan 230V AC untuk menghubungkan berbagai perangkat elektronik yang bisa dilakukan saat pengisian daya.

Selain itu, terdapat fitur V2X ataupun vehicle to grid, building and home dimana saat kendaraan dihubungkan kepada Honda Power Manager, kendaraan dapat berperan sebagai stationary battery untuk menyalurkan listrik kepada rumah, bangunan, maupun jaringan listrik lainnya.

Layar yang terdapat pada interior mobil juga dapat menampilkan berbagai display seperti tampilan video game maupun smartphone. 

Untuk semakin meningkatkan efisiensi, Honda e dilengkapi teknologi Single Pedal Control System yang memanfaatkan perlambatan untuk meregenerasi tenaga listrik untuk mengisi baterai saat pengemudi melepaskan pedal akselerasi.

Mengenai kapan Honda e akan dipasarkan di Indonesia, saat ini Honda terus melakukan aktivitas riset dan edukasi yang bertujuan untuk memperkenalkan produk agar sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. (Joule)