Konsep Mobilitas Masa Depan Subaru di Japan Mobility Show 2023, Unjuk Teknologi Elektrifikasi

  • Oleh : Julfikri

Selasa, 31/Okt/2023 12:00 WIB
Booth Subaru di Japan Mobility Show 2023 (sumber: Subaru) Booth Subaru di Japan Mobility Show 2023 (sumber: Subaru)

SoundandMachine.com (Jepang) - Sejumlah pabrikan beramai-ramai mengutarakan mobil konsep untuk masa depan mobilitas di perhelatan Japan Mobility Show (JMS) 2023, salah satunya Subaru Corporation (Subaru).

Subaru menunjukkan sejumlah mobil konsep di JMS, yang diadakan pada tanggal 27 Oktober hingga 5 November 2023 di Tokyo Big Sight, Jepang, dengan konsep “Enjoyment and Peace of Mind.”.

Baca Juga:
Rasakan Kemampuan Teknologi Unggulan, Subaru Ajak Masyarakat Test Drive di Medan Off-Road

“Subaru bertekad untuk melakukan pendekatan inovasi produksi, dan membuat nilai baru untuk masa depan lebih baik.“ buka Atsushi Osaki, Representative Director, President, and Chief Executive Officer Subaru Corporation melalui konferensi pers di lokasi JMS (27/10/2023).

Baca Juga:
Garasi Drift Siapkan Subaru BRZ Modifikasi di Kejuaraan Balap Drifting Internasional D1GP

(sumber: Subaru)

Oleh karena itu Subaru menghadirkan Sport Mobility Concept, yaitu sportscar dengan konsep kenikmatan berkendara yang ditawarkan Subaru di era elektrifikasi, tepatnya ketika berpergian kemana saja, kapan saja, dan berkendara sesuka hati sehari-hari.

Baca Juga:
Toyota, Subaru dan Mazda Berkolaborasi Mengembangkan Mesin Pembakaran Dalam untuk Masa Depan

Sportscar tersebut juga dikonsepkan dengan penggerak motor listrik baterai (BEV) AWD yang membangkitkan evolusi nilai-nilai Subaru Sport.

(sumber: Subaru)

Kemudian Subaru juga menghadirkan kendaraan konsep yang menjawab kemajuan teknologi elektrifikasi dan otomasi semakin maju, hingga memungkinkan untuk bermobilitas di udara, yaitu Air Mobility Concept.

Kendaraan konsep tersebut mengekspresikan lebih banyak kebebasan dalam mobilitas yang diimpikan Subaru, dimana insinyur dari divisi kedirgantaraan dan otomotif bekerja sama dalam demonstrasi penerbangan.

Selain mobil konsep, Subaru juga memamerkan mobil yang statusnya sudah produksi, akan tetapi untuk saat ini baru pasar Jepang saja, yaitu Levorg Layback atau versi SUV dari WRX Wagon, Solterra ET-HS, Forester X-Edition, dan Crosstrek Limited.

(sumber: Subaru)

Dengan basis WRX Wagon, Levorg Layback menghadirkan nilai terbaik sebagai station wagon, dengan fleksibilitas layaknya sebuah SUV, salah satunya melalui ground clearance lebih tinggi.

Solterra ET-HS merupakan kembaran dari Toyota bZ4X, dengan improvisasi waktu pengisian baterai melalui arus DC 30 persen lebih cepat untuk pasar Jepang.

(sumber: Subaru)

Forester X-Edition merupakan edisi spesial dari SUV Forester, dengan pelek 18 inci berwarna dark metallic, roof rail dilabur cat hitam, cargo floorboard berbahan anti-air, dan fog lamp 6 bohlam LED.

Kemudian untuk Crosstrek Limited merupakan varian termahal untuk Crosstrek pasar Jepang, dengan tampilan yang mirip Crosstrek untuk pasar Indonesia, akan tetapi mesinnya sudah hybrid.

(sumber: Subaru)

Subaru juga menghadirkan Solterra sebagai mobil patroli hutan, untuk proyek inisiatif yang akan dilakukan bersama dengan pelanggan, dealer, dan warga setempat, untuk menjaga kelestarian hutan.

“Ini adalah cara satu-satunya Subaru untuk terus bersinar, sebagai brand, dan menghindari tenggelam selama periode yang mengalami perubahan besar.” pungkas Osaki. (Joule)