Oleh : Julfikri
Great Wall Motors (GWM) Indonesia telah resmi memulai serah terima SUV hybrid rakitan Indonesia pertamanya, Haval Jolion.
SoundandMachine.com (Jakarta) - Great Wall Motors (GWM) Indonesia telah resmi mulai serah terima lini model terbaru, dan pertama dirakit di Indonesia yaitu GWM Haval Jolion, pada tanggal 29 November 2024.
Serah terima unit Haval Jolion dilakukan setelah memulai pengiriman pada bulan Oktober 2024 lalu.
Baca Juga:
Wow, GWM Tank 500 Laku 12.000 Unit Hanya dalam Waktu Dua Jam

“Kami mulai delivery baru awal Oktober 2024, cuma kalau dilihat dari tren sudah cukup bagus, karena yang namanya prospek, kemudian test drive yang dilakukan oleh customer itu mulai naik.” buka Lisa Wijaya, Sales and Network Director GWM Indonesia kepada SoundandMachine.com di lokasi acara (29/11/2024).
Baca Juga:
GIIAS 2025: Tank 300 Diesel, SUV Sangar GWM Kini Hadir Versi Mesin Diesel
Dimulainya serah terima unit bisa menjadi tanda dimulainya kiprah pemasaran Haval Jolion di Indonesia, dalam segmen SUV kompak bermesin hybrid dengan rentang harga Rp. 400 jutaan.
GWM Indonesia memasarkan Haval Jolion untuk ekspansi pasar lebih luas, dan kabarnya dari segi pemesanan sudah mengungguli Haval H6 yang sudah lebih dulu dipasarkan.
Baca Juga:
GWM Luncurkan Haval Jolion Ultra HEV, Harga Khusus untuk 100 Pembeli Pertama
“Tinggian ini (dari penjualan Haval H6). Mungkin karena harga lebih terjangkau dan pasarnya lebih besar.” jelas Lisa.
Tim soundandmachine sempat mencoba Haval Jolion dalam perhelatan Indonesia Autovaganza pada tanggal 24 Agustus 2024 lalu di QBig BSD, Tangerang.

Mesin turbo di kisaran 1.500 cc dengan hybrid yang menghasilkan tenaga maksimum 190 PS dan torsi maksimum 375 Nm, bisa menjadi senjata bagi Haval Jolion dalam bersaing di segmen SUV hybrid seharga Rp. 400 jutaan.
Pasalnya, sistem hybrid tersebut memiliki akselerasi yang terasa sangat kuat karena kerja motor listrik dari mobil berhenti.

Selain itu, sejumlah elemen yang biasa ada di mobil kelas menengah ke atas dengan harga lebih tinggi juga menjadi senjata bagi Haval Jolion untuk berkompetisi di segmennya.
Seperti kekedapan kabin, selector gear model saklar putar, dan posisi tweeter di door trim mengarah ke pengemudi.
Dibanding kompetitornya yaitu Toyota Yaris Cross hybrid, Haval Jolion terasa seperti mobil kelas menengah ke atas yang biasa dibanderol dengan harga jauh lebih mahal.
Padahal Toyota Yaris Cross dibanderol dengan harga mulai dari Rp. 440,6 juta, selisih sekitar 35,6 juta lebih mahal dari Haval Jolion yaitu Rp. 405 juta.
Hanya saja tim soundandmachine belum bisa mengetes konsumsi bahan bakar Haval Jolion, dan sebagai referensi, konsumsi bahan bakar Yaris Cross hybrid berada di kisaran 17,6 km/liter dengan rute kombinasi dan pemakaian selama sekitar 5 hari.
Namun demikian, Haval Jolion jelas menjadi penantang serius Yaris Cross karena sama-sama SUV hybrid di harga Rp. 400 jutaan, dan juga sama-sama rakitan Indonesia. (Joule)