BYD Kenalkan Tiga Teknologi Canggih Unggulan untuk Berkendara Nyaman

  • Oleh : redaksi

Selasa, 18/Feb/2025 14:00 WIB


Soundandmachine.com (Jakarta) - Produsen mobil asal China, BYD resmi memperkenalkan tiga teknologi canggih unggulan terbaru yang akan disematkan pada sejumlah lini model mobilnya.

 

Baca Juga:
Lanjutkan Tradisi, Daihatsu Ajak Komunitas Penggunanya Mudik Bareng

Hal ini dipresentasikan kepada awak media di sela perhelatan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat (17/2).

 

Baca Juga:
Resmi! Bukan di NICE PIK 2, Pameran GIIAS 2026 Tetap Diadakan di ICE BSD

Teknologi-teknologi tersebut adalah Frequency Selective Damping (FSD), Intelligent Stock Adaptation Control (ITEC), dan Intelligent Driving System.

 

Baca Juga:
Ikuti Perkembangan Zaman, Gerai Victory Audio Sukses Adakan Pameran Alpine Day

Ketiga teknologi ini telah diuji dan siap diterapkan pada sejumlah model kendaraan BYD yang akan dipasarkan di Indonesia.

 

Narendro Bawono Cahyolaksono, Product Planning Assistant Manager PT BYD Motor Indonesia, menjelaskan bahwa teknologi FSD dirancang untuk meningkatkan traksi kendaraan, terutama di jalan yang licin akibat hujan.

Dalam uji coba di laboratorium, FSD terbukti efektif meredam getaran dan memberikan kestabilan mobil, bahkan saat melaju di jalanan terjal dan licin.

 

Pengetesan pada model BYD Seal menunjukkan hasil stabil dengan traksi yang lebih baik dibandingkan dengan kendaraan kompetitor.

 

“Di Indonesia, kami diuntungkan dengan semakin baiknya infrastruktur jalan, terutama jalan tol. Namun, cuaca hujan yang sering terjadi dapat membuat jalanan licin. FSD memungkinkan mobil lebih melekat ke jalan, memberikan rasa aman dan stabil saat berkendara,” ujar Narendro.

 

Selain FSD, BYD juga memperkenalkan ITEC, teknologi yang hadir pada model-model tertentu, seperti BYD Seal varian performance.

ITEC memiliki kemampuan untuk mengatur torsi roda depan dan belakang dengan presisi tinggi, menyesuaikan dengan kondisi jalan.

 

Pengetesan pada kondisi salju memperlihatkan bagaimana ITEC dapat dengan cepat mengoreksi kendaraan yang tergelincir, menjaga kestabilan mobil meskipun berada di jalan licin.

 

“Teknologi ITEC memberikan koreksi yang sangat akurat, memungkinkan kendaraan tetap stabil meskipun di jalanan berkelok atau licin,” tambah Narendro.

 

Tak hanya itu, BYD juga memperkenalkan sistem Intelligent Driving, yang memungkinkan kendaraan beroperasi secara semi-otonom.

 

Teknologi ini mengandalkan sistem persepsi pintar yang mampu membaca kondisi kendaraan dan lingkungan sekitar.

Dengan chip komputasi yang canggih, teknologi ini dapat membuat keputusan secara real-time untuk meningkatkan keselamatan pengemudi.

 

“Kami yakin teknologi Intelligent Driving akan sangat bermanfaat di Indonesia, mengingat beragam kondisi jalan dan cuaca yang menantang. Keamanan adalah prioritas kami, dan teknologi ini dirancang untuk memberikan kenyamanan serta keselamatan berkendara, tidak hanya pada segmen atas, tetapi juga pada kendaraan yang lebih terjangkau,” pungkas Narendro.

 

Tidak heran, deretan mobil-mobil listrik produksi BYD selalu identik dengan teknologi tinggi. (*)