BYD Sealion 7, Paduan Teknologi Elektrifikasi Terkini dan Daya Jelajah Mumpuni

  • Oleh : redaksi

Senin, 17/Feb/2025 12:00 WIB


Soundandmachine.com (Jakarta) - BYD Indonesia meluncurkan produk terbaru, BYD Sealion 7, di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat (13/2).

 

Baca Juga:
Perkuat Posisi SUV Keluarga, TIGGO 8 CSH Beri Perlindungan dan Kenyamanan Maksimal

Peluncuran ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berkembang, khususnya di segmen medium SUV elektrik.

 

Baca Juga:
LEPAS L8 Hadir untuk Perjalanan Modern: Nyaman di Kota, Tenang untuk Perjalanan Jauh

Inovasi dan Fitur Terbaru Sealion 7 hadir dengan konsep "Innovative Performance," menggabungkan desain futuristik, teknologi canggih dan performa tinggi.

Baca Juga:
Lengkapi Lini Produk Elektrifikasi, MGS5 EV Jadi SUV Listrik untuk Keluarga Terkini

Medium SUV elektrik ini menawarkan dua varian, yakni Premium dan Performance. Varian Premium memiliki jangkauan hingga 567 km, sedangkan varian Performance mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 4,5 detik.

 

Kedua varian dilengkapi dengan Blade Battery dan Cell-to-Body Technology untuk keselamatan yang lebih baik dan daya tahan yang lebih tinggi.

 

Desain dan kenyamanan BYD Sealion 7 menonjol berkat perpaduan desain eksterior modern dan interior yang mewah.

 

Dilengkapi dengan layar sentuh 15,6 inci, atap panoramic, serta material kulit premium, medium SUV elektrik ini menawarkan kenyamanan maksimal.

Deretan fitur inovatif lainnya mencakup lapisan jok dengan ventilasi, W-HUD (Windshield Head-Up Display) dan kapasitas bagasi yang luas.

 

BYD Sealion 7 dibanderol dengan harga mulai dari Rp 629 juta untuk varian Premium hingga Rp 719 juta untuk varian Performance.

 

Partisipasi BYD Indonesia di IIMS 2025 ini selain menampilkan Sealion 7, juga menampilkan berbagai model kendaraan listrik unggulannya yang sudah lebih dulu meluncur.

Diantaranya BYD Seal, BYD Dolphin, BYD Atto 3 dan BYD M6 yang telah diluncurkan dalam kurun waktu tahun 2024 lalu.

 

Pada booth-nya, BYD juga menampilkan teknologi V2L (Vehicle to Load), yang memungkinkan kendaraan menyuplai listrik ke perangkat eksternal.

 

Sejak memulai distribusi kendaraan listrik di Indonesia pada 2024, BYD telah mencapai pangsa pasar 36 persen pada tahun 2024 dan terus berkembang di awal 2025.

 

Perusahaan berencana memperluas jaringan layanan hingga 80 lokasi di seluruh Indonesia pada akhir 2025, untuk lebih mendekatkan produk dan layanan kepada konsumen. (*)