Oleh : Julfikri
Bandung JDM Fest 2025 diadakan, jumlah pengunjung mengalami peningkatan.
SoundandMachine.com (Bandung) - Perhelatan otomotif Jepang atau Japan Domestic Market (JDM) Bandung JDM Fest kembali diadakan pada tanggal 19 Juli 2025 di Bandung Convention Center, Bandung, Jawa Barat.
Untuk tahun ini, Bandung JDM Fest yang digagas oleh pelaku modifikasi ZCD Modified, HPT Motorsport, dan Garage One, berkolaborasi dengan Pro Street sebagai wadah untuk para pemilik kendaraan roda dua.
Baca Juga:
Beda dari Indonesia, Suzuki e Vitara Launching di Thailand Berpenggerak All-Wheel Drive
“JDM sendiri banyak bidangnya, kita akan mengembangkan acara ini menjadi semua unsur JDM ada di pameran. Berawal dari motor, nanti mobil, cosplay, nanti mungkin ada JDM VIP, wagonist, banyak cabang-cabang yang bisa dikembangin di acara JDM ini.” buka Chris Zibekk dari ZCD Modified kepada SoundandMachine.com di lokasi acara (19/7/2025).

Baca Juga:
Penjualan Kendaraan Suzuki Melejit 64 Persen di Februari 2026, Dua Faktor Jadi Kunci
Jumlah partisipan roda empat tetap sama seperti tahun lalu yaitu sekitar 250 mobil yang terdiri dari 50 mobil di area indoor dan 200 mobil di area outdoor.
Akan tetapi mobil yang hadir di Bandung JDM Fest 2025 berbeda dengan tahun lalu. Seperti misalnya di area outdoor, dihadiri sportscar Jepang bertema The Fast and The Furious dari Bengkel Prabuss yang tidak ada di JDM Fest tahun lalu tetapi ada di tahun ini.
Baca Juga:
Konsisten Selama 15 Tahun, Suzuki Peduli Mudik 2026 Hadirkan 71 Titik Bengkel Siaga
Namun demikian, Bandung JDM Fest 2025 tetap menghadirkan mobil dari pabrikan Jepang yang beragam, baik jenis, tahun pembuatan, maupun modifikasinya.

Untuk jenis mobil ada kei-car, compact car, sedan, SUV, MPV, hingga sportscar dari pabrikan Jepang serta tahun pembuatan berbeda.
Sementara untuk modifikasinya juga beragam ada street racing, racing, VIP, Wagonist, modifikasi menggunakan komponen OEM spek Jepang dari mobil keluaran agen pemegang merek, dan sebagainya.
Peserta yang hadir meriahkan perhelatan Bandung JDM Fest juga dari berbagai daerah, yaitu Jabodetabek, Bandung, Lampung, dan daerah Jawa Tengah, sehingga menjadi magnet untuk perhelatan bertemakan otomotif Jepang.
Peran pabrikan otomotif juga lebih berperan di Bandung JDM Fest 2025, yaitu Suzuki melalui jaringan dealer terbesar di Bandung Nusantara Jaya Sentosa, dengan menampilkan 2 unit display yaitu Jimny dan Fronx, serta unit test drive yaitu Grand Vitara dan Fronx.

Gerai modifikasi ZCD Modified yang juga penggagas event Bandung JDM Fest 2025 juga menampilkan mobil terbaru Suzuki yang sudah dimodifikasi, yaitu Suzuki Fronx dan Suzuki Jimny.
“Suzuki merek yang udah cukup tua di Jepang. Jadi kita bisa mengenalkan kepada anak muda, dan modifikasi untuk mengolah mobil Suzuki menjadi lebih bagus. Jimny kita modif overland, dan Fronx dibikin street racing. Itu ide dari kita (ZCD Modified).” kata Zibekk.

Sementara untuk roda dua yang dihadiri sekitar 80 kendaraan, untuk tahun ini Bandung JDM Fest menyediakan area indoor khusus motor dari pabrikan Jepang.
Dengan konsep yang lebih merangkul cabang otomotif Jepang, alhasil Bandung JDM Fest 2025 berhasil mencetak 5.000 pengunjung, lebih banyak dari tahun lalu yang mencapai 3.500 pengunjung sehingga mengalami peningkatan sebesar 70 persen.
Tak ketinggalan, Bandung JDM Fest 2025 juga menunjukkan bahwa animo otomotif Jepang kian menguat, baik dari segi produk kendaraan maupun kultur skenanya.
“Mungkin nanti kedepannya kerjasama dengan travel. Sementara kita belum cari tempat lain, tetapi untuk pengembangan acara ini udah kita pikirkan beberapa ide baru lagi yang membuat pengunjung lebih senang dan tertarik untuk datang ke JDM Fest berikutnya.” pungkas Zibekk. (Joule)