Penjualan Kendaraan Suzuki Melejit 64 Persen di Februari 2026, Dua Faktor Jadi Kunci

  • Oleh : Julfikri

Jum'at, 20/Mar/2026 12:00 WIB
Penjualan kendaraan Suzuki mengalami peningkatan sebesar 64 persen. Penjualan kendaraan Suzuki mengalami peningkatan sebesar 64 persen.

SoundandMachine.com (Jakarta) - PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) mendapat pencapaian positif untuk Februari 2026, yaitu peningkatan penjualan ritel kendaraan roda empat hingga 64 persen.

Baca Juga:
Beda dari Indonesia, Suzuki e Vitara Launching di Thailand Berpenggerak All-Wheel Drive

(sumber: Suzuki)

Dikonfirmasi melalui infografis resmi yang dikirim ke redaksi, penjualan Suzuki di bulan Februari 2026 menembus lebih dari 8.000 unit, sementara bulan Januari 2026 menembus lebih dari 4.000 unit.

Baca Juga:
Konsisten Selama 15 Tahun, Suzuki Peduli Mudik 2026 Hadirkan 71 Titik Bengkel Siaga

“Pencapaian pertumbuhan sebesar 64 persen di bulan Februari ini merupakan sinyal positif atas kepercayaan yang terus menguat.” buka Dony Saputra, Deputy to 4W Sales and Marketing Director PT. SIS dalam keterangan resmi (18/3/2026).

Menurut SIS, peningkatan penjualan ritel sebesar 64 persen bisa tercapai karena dua faktor, yaitu pertumbuhan permintaan fleet dan seasonal index.

Baca Juga:
Suzuki Hadirkan Fitur Baru di Grand Vitara, Begini Respon Pengunjung IIMS 2026

Pertumbuhan permintaan fleet, dipicu oleh kebutuhan unit operasional berskala besar untuk mendukung kelancaran bisnis dan logistik nasional.

Dari sini, kendaraan komersial masih menjadi kontributor terbesar dalam penjualan kendaraan roda empat, yaitu Suzuki Carry dengan persentase sebesar 64 persen.

Kebutuhan mobilitas keluarga menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri membuat permintaan mengalami peningkatan dari segi seasonal index. 

Dalam hal ini, Suzuki Fronx dan XL7 menjadi kontributor terbesar dalam penjualan kendaraan penumpang roda empat, yaitu masing-masing 13 persen. Sementara 10 persennya adalah model Suzuki selain XL7, dan Fronx.

Dari sekian kendaraan penumpang yang terjual, 55 persen nya adalah bermesin hybrid, sementara non-hybrid sebesar 45 persen.

Pencapaian penjualan ini tentunya menunjukkan bahwa Suzuki masih kompetitif ditengah persaingan industri otomotif nasional yang semakin ketat.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang andal dan efisien, guna memastikan setiap produk Suzuki dapat memberikan manfaat nyata serta nilai tambah bagi produktivitas kebutuhan transportasi harian para pelanggan kami.” pungkas Dony. (Joule)