Oleh : Julfikri
Subaru luncurkan All-New Forester di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.
SoundandMachine.com (Tangerang) - Subaru Indonesia meluncurkan generasi baru untuk model unggulannya yaitu Subaru Forester, di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Baca Juga:
Mulai dari Subaru BRZ Super Series, Hogers Indonesia Luncurkan Tim Balap Mobil
Forester, yang sekarang sudah memasuki generasi keenam, tampil serba baru mulai dari eksterior, interior, hingga jeroannya.
“Bagi saya, Forester bukan sekedar alat transportasi belaka, tetapi lebih kepada teman perjalanan hidup bagi banyak keluarga. Teknologi terus berkembang, Subaru terus berinovasi.” buka Arie Christopher, Chief Executive Officer Subaru Indonesia kepada SoundandMachine.com di lokasi pameran (23/7/2025).
Baca Juga:
Subaru Akan Pasarkan Kendaraan Elektrifikasi di Tahun 2026, Ini yang Rilis Paling Dekat
Eksterior All-New Forester mengusung konsep desain yang berbanding lurus antara estetika dan fungsi sebagai SUV. Seperti misalnya kap mesin ditinggikan agar pengemudi memiliki visibilitas lebih baik, dan guratan bodi untuk mengimbangi ukuran ban yang dibuat lebih besar.
Ditambah, ground clearance setinggi 220 mm memberikan kepraktisan berkendara dalam menghadapi berbagai kondisi jalan.
Baca Juga:
IIMS 2026: Fokus Komitmen Ke Konsumen, Subaru Hadirkan Model Unggulan
Interior All-New Forester selain nyaman juga dirancang fungsional memudahkan pengemudi dan penumpang atau sesamanya berkomunikasi.

Jok depan All-New Forester dirancang ‘Anti Pegal’ dengan ergonomic medical seats yang didesain oleh Subaru dan institusi kesehatan di Jepang, dan dirancang secara ilmiah untuk menopang panggul dan tulang belakang dengan ideal, sehingga mampu mengurangi kelelahan dalam perjalanan jauh.
Selain itu, kursi juga bisa meminimalisir getaran dari kepala hingga pinggang, menjadikannya ideal bagi pengemudi dan penumpangnya.
Kekedapan kabin mengalami peningkatan hingga 12,5 persen terutama di baris kedua, melalui penggunaan material peredam lebih baik di bagian atap dan struktur penguat, sehingga menciptakan rasa berkendara yang tenang dan minim getaran.

Sistem infotainment dilengkapi Apple Carplay atau Android Auto yang ditampilkan melalui layar multimedia 11,6 inci Full HD. Sementara tatanan suara premiumnya diracik oleh Harman/Kardon.
Ditambah, dengan wireless charger untuk handphone, USB Port, 12V Socket, sunroof. Untuk kemudahan bongkar muat barang di bagasi, didukung pintu elektrik hands-free dengan kick sensor.
Untuk pertama kalinya All-New Forester dilengkapi Emergency Driving Stop Assistant, yang akan bekerja secara otomatis menghentikan kendaraan sepenuhnya, ketika mendeteksi pengemudi tidak responsif dalam rentang waktu tertentu.
Ditambah, Subaru EyeSight generasi terbaru dengan kamera wide angle tambahan, mendukung kemampuan keselamatan aktif.
Seperti, pre-collision braking, adaptive cruise control, lane keep assist, hingga camera 360 dan cornering light untuk memberikan dukungan keselamatan maksimal.
“Kami di Subaru percaya bahwa perjalanan bukan hanya memindahkan manusia dari satu titik ke titik lain, tetapi lebih ke bagaimana caranya sampai di tujuan anda.” jelas Arie.

All-New Forester memiliki dapur pacu berupa mesin flat-4 berkapasitas 2.5 liter bertenaga 185 PS di 5.800 rpm dan torsi 247 Nm di 3.700 rpm, yang disalurkan oleh transmisi Lineartronic ke semua roda melalui penggerak symmetrical All-Wheel Drive dan mode off-road X-Mode.
All-New Forester dibanderol dengan harga Rp 695.500.000 on the road Jakarta, khusus pameran GIIAS 2025, sementara harga normal setelah event tersebut adalah Rp 735.500.000 on-the-road Jakarta.
Harga tersebut masih lebih terjangkau dibanding Honda CR-V yang dibanderol Rp. 759 juta, dengan mesin bensin dan penggerak depan, akan tetapi sudah lebih mahal dari Mazda CX-5 Kuro dengan harga Rp. 689,9 juta dan penggerak all-wheel drive.
“Forester generasi keenam bukan sekedar mobil baru, tetapi sebuah kelanjutan dari sebuah warisan panjang 30 tahun melewati 5 generasi yang masih akan terus berlanjut sampai generasi selanjutnya.” pungkas Arie. (Joule)