Rambah Segmen Ultra High-End, Audio Plus Indonesia Hadirkan Art in Motion

  • Oleh : anto

Jum'at, 17/Okt/2025 15:30 WIB


Soundandmachine.com (Jakarta) – Industri audio mobil dalam negeri ketambahan satu lagi merek pendatang baru asal Eropa.

 

Baca Juga:
Karakter Bass Lebih Dalam, Dominations Buddy 6 Max Jadi Andalan Midbass

Secara eksklusif hadir melalui bendera grup PT Audio Plus Indonesia, Art in Motion hadir sebagai pilihan peranti audio mobil di segmen Ultra High-End.

 

Baca Juga:
Tertarik Upgrade Audio Pakai Focal? Gerai Victory Audio Jadi Pilihan Menarik

Art in Motion (AIM) dikenal karena perpaduan unik antara seni visual, filosofi desain hyper-car, dan teknologi akustik presisi tinggi, secara resmi memasuki pasar Indonesia.

 

Baca Juga:
Kontrol Lebih Presisi, Audison Forza Jadi Pilihan Upgrade Audio Mobil Modern

AIM hadir dengan memperkenalkan dua lini flagship yang telah memenangkan berbagai penghargaan, yaitu seri Time Machine dan Continuum.

AIM disebut hadir untuk memenuhi kebutuhan audiophile sejati yang mendambakan reproduksi suara yang tidak hanya detail, tetapi juga mampu mengembalikan pengalaman mendengarkan ke momen asli rekaman dibuat.

 

Adalah figure Marian Gadau yang menciptakan akustik "Time Machine" sebagai pendiri dan desainer utama Art in Motion, menjelaskan visi unik di balik merek ini.

 

Ia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun sebagai desainer interior otomotif, salah satunya untuk pabrikan hypercar Koenigsegg asal Swedia, juga seorang seniman visual dan insinyur akustik.

Gadau percaya bahwa seni dan teknologi harus menyatu untuk menciptakan pengalaman audio sejati.

 

“Filosofi AIM sangat sederhana namun mendalam. Kami tidak hanya merekayasa speaker dan subwoofer, kami menciptakan ‘mesin waktu akustik’,” ungkapnya dalam sesi konferensi pers di kantor pusat Audio Plus Indonesia di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat (15/10/2025).

 

Dalam pemaparannya, tugas AIM adalah membawa pendengar kembali ke momen asli rekaman dibuat, menangkap setiap nuansa dan detail persis seperti yang dimaksudkan oleh Musisi.

“Ini adalah titik temu krusial antara presisi engineering dan ekspresi artistik yang diejawantahkan melalui suara,” ujar Gadau.

 

Pada penjelasannya, lini produk Time Machine dan Continuum mengadopsi material eksotis dan toleransi manufaktur yang biasa ditemukan pada kendaraan bernilai miliaran rupiah sebagai standar tertinggi setara Hyper-car.

 

Produk AIM memiliki standar tertinggi yang dikenal dekat dengan standar industri hyper-car, termasuk dari tim insinyur yang terlibat dalam pengembangan akustik untuk pabrikan mobil prestisius seperti Koenigsegg.

Bahan-bahan seperti carbon fiber kelas kedirgantaraan, neodymium magnet berkekuatan tinggi, dan sasis yang diproses CNC.

 

Pada prosesnya dengan akurasi mikron memastikan bahwa setiap komponen mampu mereproduksi suara dengan akurasi tingkat studio rekaman, menjadikannya pilihan ideal bagi audiophile sejati di Indonesia.

 

“Kami sangat bangga ditunjuk sebagai distributor eksklusif dan dapat menghadirkan Art in Motion, merek yang telah memenangkan berbagai kompetisi bergengsi di Eropa, ke tanah air,” jelas Andreas Tjahjadi, CEO PT Audio Plus Indonesia.

Menurutnya, produk ultra-high-end seperti AIM sangat sesuai dengan ekspektasi tinggi komunitas car audio Indonesia yang terus berkembang dan selalu mencari inovasi terdepan.

 

Disebut Andreas, AIM diposisikan di segmen ultra high-end, selain desain engineer dan material yang digunakan, juga harga jual yang dipatok. Untuk seri produk Time Machine mulai Rp 465 jutaan sementara seri produk Continuum dibanderol di angka mulai Rp 130 jutaan.

 

“Target konsumen kami adalah ‘People that passionate in car audio’, (nilai) kepuasan yang dikejar,” tutupnya.

Kehadirannya ini menandai seluruh lini produk AIM sudah resmi dijual oleh Audio Plus Indonesia. Dimana untuk Kawasan Asia Tenggara, negara Singapura dan Indonesia menjadi yang pertama resmi menjual produk AIM. Menarik! (anto)