Oleh : Febri
Soundandmachine.com (Alam Sutera) - Gelaran Asia CAN Finals 2025 digelar di Flavor Bliss, Alam Sutera, pada 3-4 November 2025, membawa format kompetisi baru bertajuk Battle of Titans, di mana mobil dengan perangkat audio berbagai kelas harga, mulai puluhan juta hingga miliaran rupiah, bertanding dalam satu arena berkat sistem handicap berbasis data statistik CAN International.
Baca Juga:
Adaptif di Kabin BYD Atto 1 dan Geely EX2, Peranti ini Jadi Favorit Upgrade Audio
Format ini menempatkan penilaian bukan pada mahalnya perangkat, tetapi pada kemampuan instalasi dan kualitas tuning, sehingga kompetisi menjadi lebih objektif dan terbuka bagi tuner dari berbagai level.

Baca Juga:
Sambut Asia CAN Finals 2026, Indonesia Car Audio Network Siap Gelar Training di Dua Kota
Tanggapan dari Singapura
Perwakilan SG CAN, Teddy, memberikan pandangan positif sekaligus realistis terhadap penyelenggaraan tahun ini.
Baca Juga:
Menang Kompetisi di Eropa, Crescendo dan Harmonic Harmony Tunjukkan Standar Global
“Ini perkembangan besar dibandingkan edisi pertama, namun kami rasa masih ada ruang untuk perbaikan. Karena kompetisinya sekarang berskala internasional, peserta semakin banyak, suaranya juga semakin beragam. Ke depan perlu ada lebih banyak diskusi dan dialog sebelum kompetisi dimulai,” ujar Teddy dari SG CAN.
Teddy juga menyoroti tingginya antusiasme peserta yang kini semakin kritis dan serius, terutama karena kompetisi melibatkan banyak negara dengan perspektif berbeda.

Dampak Kompetisi pada Pasar Audio Singapore
Selain berbicara soal event, Teddy juga menjelaskan perkembangan car audio di Singapura. Ia menyebut bahwa tren instalasi audio semakin naik seiring transisi besar ke mobil listrik.
Menurutnya, dengan kebijakan konversi penuh ke EV pada 2040, kualitas audio bawaan mobil akan meningkat dan minat terhadap sistem audio premium semakin besar.
“Pasarnya semakin menerima produk high end dan customer mau berinvestasi lebih besar. Peluang besar sedang datang,” ujarnya.

Asia CAN Finals 2025 bukan hanya mempertandingkan mobil audio lintas budget, tetapi juga menjadi barometer perubahan standar kompetisi car audio di Asia, lebih internasional, lebih kritis, dan lebih terbuka untuk evaluasi bersama.
Masukan dari SG CAN menunjukkan bahwa event ini terus berkembang dan kini berada pada fase penting yaitu level kompetisi naik, ekspektasi juga ikut naik.
Dengan sistem handicap, penjurian komputerisasi, dan format multi negara, Asia CAN Finals tidak hanya menjadi arena adu kualitas suara, tetapi juga ruang kolaborasi untuk membangun standar kompetisi audio yang lebih matang di Asia.