Oleh : Julfikri
BYD perkenalkan baterai dan teknologi pengisian terbaru untuk efisiensi dan keamanan kendaraan listrik. (sumber: BYD)
SoundandMachine.com (Tiongkok) - BYD memperkenalkan Blade Battery Generasi Kedua dan teknologi Flash Charging, yang membuat pengisian daya lebih cepat serta performa kendaraan tetap terjaga pada suhu rendah.
Teknologi tersebut merupakan sebuah terobosan yang secara langsung menjawab dua tantangan utama kendaraan listrik: kecepatan pengisian daya yang lambat serta penurunan performa pengisian pada suhu rendah.
Baca Juga:
Mulai Dari Rp 389 Juta, Wuling Eksion Jadi Kendaraan Elektrifikasi Pertama di Kelasnya
“Industri perlu menjawab dua tantangan yang masih dihadapi hingga saat ini khususnya terkait kecepatan pengisian daya yang masih belum optimal serta performa pengisian yang menurun pada suhu rendah.” buka Wang Chuanfu, Chairman dan President BYD dalam keterangan resmi (9/3/2026).
Melalui enam tahun penelitian dan pengembangan intensif, Blade Battery Generasi Kedua menghadirkan pengalaman pengisian daya yang akhirnya mampu menyamai kecepatan pengisian bahan bakar kendaraan konvensional.
Baca Juga:
Detailnya Mulai Diungkap, Begini Impresi Wuling Eksion Varian EV dan PHEV
Dalam rekayasa baterai tradisional, fast charging dan kepadatan energi tinggi sering kali dianggap sebagai dua hal yang sulit untuk dicapai secara bersamaan.
BYD berhasil mengatasi tantangan ini dengan meningkatkan kepadatan energi sebesar 5% dibandingkan generasi pertama, sekaligus menghadirkan kecepatan pengisian yang jauh lebih cepat.
Baca Juga:
Teknologi Pertemukan Berbagai Segmen, Jaecoo Land 2026 Sukses Diadakan
Melalui inovasi ini, BYD mencatatkan rekor dunia baru dalam kecepatan pengisian daya, dengan kemampuan mengisi daya dari 10% hingga 70% State of Charge (SOC) hanya dalam 5 menit, serta mencapai 97% hanya dalam 9 menit.
Bahkan dalam kondisi suhu ekstrem hingga -30°C, durasi pengisian dari 20% hingga 97% hanya bertambah sekitar 3 menit dibandingkan dengan kondisi suhu ruang.
Dengan dukungan Blade Battery generasi Kedua, DENZA Z9GT yang dilengkapi struktur bodi ringan terbaru dari BYD mampu menghadirkan jangkauan hingga 1.036 km, menjadikannya salah satu yang terdepan di kelasnya.
Untuk meminimalkan panas internal sekaligus memaksimalkan pembuangan panas, BYD mengembangkan ‘Lithium-Ion High-Speed Channel’ serta ‘Full-Spectrum Intelligent Thermal Management System.’.
Blade Battery Generasi Kedua ini telah melalui serangkaian uji keselamatan yang melampaui standar nasional Tiongkok, sehingga mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan yang lebih besar bagi konsumen.
Dengan menghadirkan kecepatan pengisian daya yang belum pernah ada sebelumnya dengan jangkauan lebih dari 1.000 km serta standar keselamatan yang semakin tinggi, Blade Battery Generasi Kedua terus memperkuat standar keselamatan kendaraan sekaligus berada di garis terdepan dalam inovasi teknologi baterai kendaraan listrik.
Inovasi ini sejalan dengan filosofi BYD bahwa ‘keselamatan merupakan kemewahan tertinggi dalam kendaraan energi baru (NEV).’.

(sumber: BYD)
Untuk mendukung kecepatan pengisian yang revolusioner ini, BYD mengembangkan FLASH Charger dengan output single connector hingga 1.500 kW, yang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.
Dipadukan dengan sistem penyimpanan energi berkapasitas besar, infrastruktur ini mampu mengatasi keterbatasan kapasitas jaringan listrik tanpa memberikan beban berlebih pada jaringan lokal.
Pendekatan ini menjadikan FLASH Charging sebagai solusi pengisian daya yang paling ramah jaringan listrik sekaligus bertanggung jawab secara sosial di industri saat ini.
Stasiun pengisian daya publik kerap dianggap kurang praktis, kurang higienis, tidak fleksibel, serta memiliki proses autentikasi yang kompleks sehingga mengurangi kenyamanan pengguna. Untuk menjawab tantangan tersebut, FLASH Charger menghadirkan T-shaped pulley charger pertama di dunia.
Dengan desain “Zero-Gravity”, pengguna dapat mengangkat konektor dengan mudah ke sisi manapun kendaraan, sekaligus memastikan kabel tetap bersih dan tidak menyentuh tanah.
Pada akhir 2026, BYD menargetkan pembangunan 20.000 FLASH Charging Stations di berbagai wilayah Tiongkok, yang kemudian akan diperluas secara global.
Setelah beroperasi, stasiun-stasiun ini akan terbuka untuk publik, guna mempercepat elektrifikasi transportasi dan mendukung terciptanya masa depan yang lebih hijau.
BYD juga mengumumkan peta jalan pengembangan infrastrukturnya, dengan rencana membangun 20.000 FLASH Charging Stations di Tiongkok, serta memulai ekspansi global.
Melalui peluncuran Blade Battery Generasi Kedua dan teknologi FLASH Charging, BYD kembali menghadirkan lompatan inovasi mendorong percepatan transisi global menuju mobilitas listrik lebih cerdas dan berkelanjutan, sekaligus membangun bumi lebih hijau bagi generasi mendatang. (Joule)