Oleh : Julfikri
Wuling Eksion diluncurkan dengan harga mulai dari Rp. 389 juta, jadi yang pertama di kelasnya.
SoundandMachine.com (Jakarta) - Wuling Motors telah resmi meluncurkan penjualan dan purnajual untuk SUV 7-seater elektrifikasi terbarunya yaitu Wuling Eksion, pada tanggal 22 April 2026 di Kota Kasablanka, Jakarta.
Untuk penjualan, Eksion telah resmi meluncur dengan harga mulai dari Rp. 389 juta untuk 2.000 pelanggan pertama.
Baca Juga:
Bukan Perusahaan Jepang, Toyota Gandeng CATL untuk Produksi Baterai Mobil Hybrid
Kehadiran Eksion merupakan jawaban dari Wuling atas permintaan pasar di Indonesia, akan kendaraan yang memadai untuk berbagai kondisi jalan, namun tetap mampu muat banyak.
“SUV Wuling dikenal dengan konfigurasi 7-seater yang nyaman serta didukung fitur keselamatan yang mumpuni.” buka Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors kepada SoundandMachine.com di lokasi konferensi pers (22/4/2026).
Baca Juga:
Mulai dari Subaru BRZ Super Series, Hogers Indonesia Luncurkan Tim Balap Mobil

Eksion tersedia dua varian motor penggerak yaitu motor listrik atau EV, dan plug-in hybrid atau PHEV, dimana masing-masing tersedia dua tipe yaitu CE dan EX.
Baca Juga:
Detailnya Mulai Diungkap, Begini Impresi Wuling Eksion Varian EV dan PHEV
Untuk 2.000 pelanggan pertama, Eksion EV dibanderol dengan harga mulai dari Rp. 389 juta untuk tipe CE dan Rp. 459 juta untuk tipe EX, sementara Eksion PHEV dibanderol mulai dari harga Rp. 449 juta untuk tipe CE dan Rp. 499 juta untuk tipe EX.

Tipe CE dan EX perbedaannya lebih ke warna two-tone dan fitur, sementara tampilan eksterior tetap sama, baik Eksion EV maupun PHEV. Mulai dari warna two-tone, hanya ada di tipe EX baik Eksion EV maupun PHEV.
Fitur yang ada di tipe EX tetap absen di tipe CE antara lain power tailgate, soundproof dual-layer tinted glass, panoramic sunroof, 50W wireless power charger, adaptive cruise control, ventilated 1st row seats, dan jok elektrik 4-way penumpang depan.
Selain itu, fitur safety seperti 11-fungsi advanced driver assistance system (ADAS) tidak ada di tipe CE tetapi ada di tipe EX. Untuk fitur keselamatan pasif, tipe EX dilengkapi 6-airbag, sementara tipe CE dilengkapi 4-airbag.
Untuk Eksion EV, belum ada saingan karena baru Wuling yang membuat SUV 7-seater EV dengan harga Rp. 300-400 jutaan di Indonesia. Ditambah, Eksion merupakan SUV 7-seater EV kedua di Indonesia setelah Kia EV9.

Berbeda dengan Eksion PHEV, karena di Indonesia sudah Chery Tiggo 8 CSH yang sama-sama plug-in hybrid dan 7-seater sudah lebih dulu meluncur.
Chery Tiggo 8 CSH dibanderol dengan harga Rp. 449,9 juta hingga Rp. 519,9 juta, yang tidak jauh berbeda dengan Eksion PHEV, dan itu sudah harga reguler dalam arti bukan untuk beberapa pembeli pertama lagi.
Dengan harga tidak jauh berbeda dengan Eksion PHEV, Tiggo 8 CSH sudah dilengkapi 10 airbag, dan 14 fungsi ADAS mulai dari tipe paling rendah.
Itu artinya, besar kemungkinan Eksion akan lebih laku di varian EV ketimbang PHEV, dan itupun karena belum ada saingan di segmen SUV 7-seater EV, sehingga lebih rawan tersaingi misalnya Chery merilis SUV 7-seater EV.
Namun demikian, perilisan Eksion EV dan PHEV menunjukkan bahwa Wuling masih menunjukkan sebagai salah satu brand pelopor dalam inovasi industri otomotif di Indonesia. (Joule)