Oleh :
Mendukung sistem SQ yang diterapkan, agar frekuensi suara dapat diatur lebih detail untuk hasil suara yang optimal sesuai selera pemiliknya , David merangkaikan satu unit processor dan mempercayakan pada processor VOX 8 Channel ke dalam sistem.
Kalau midbass pakai pasif gabung sama midrange dan tweeter jadi gak bisa main time correctionnya. Dengan midbass aktif main slopenya juga jadi lebih enak, ungkap David.
Buat kebutuhan suara pada frekuensi rendah alias bassnya agar bisa selaras dengan speaker depannya, subwoofer Crescendo Etude 2.10 jadi ujung tombaknya. Subwoofer Crescendo Etude 2.10 karakternya lebih low dan deepnya bagus, tambahnya. Oleh David kinerja subwoofer dimaksimalkan dengan disematkan pada box sealed dengan volume 0.8 cu/ft.
Setelah urusan suplai daya, David mengakhiri instalasi sistem di Honda Freed ini dengan melakukan setting suara melalui processor. Tweeter 5 kHz slope 12dB, midrange 400 Hz 12dB dan low pass 2.5 Hz, midbass high pass 63 Hz slope 12dB dan low pass 250 Hz slope 12dB juga, untuk subwoofernya 50 Hz di slope 24dB, tutup David.
Spesifikasi :Head Unit : Clarion HX-D2. Processor : Vox 8 Channel. Speaker depan : Flux RC 361 3 Way (1 Pair). Power Amplifier : Mosconi AS 200.4, Mosconi 100.4. Subwoofer : Crescendo Etude 2.10 ( 1 Unit).
Workshop: Extreme AudioOwner: Lim Cipto