Toyota Corolla Cross Hybrid, Solusi Mobilitas di Masa Pandemi Covid-19 dan Isu Krisis Ekonomi

  • Oleh :

Kamis, 06/Agu/2020 18:30 WIB


SoundandMachine (Jakarta), 6 Agustus 2020 - Peluncuran Toyota Cross oleh PT. Toyota Astra Motor (TAM) bukan hanya menjadi SUV termurah di kelasnya tetapi juga menjadi mobil hybrid termurah di Indonesia.

Harga Corolla Cross senilai Rp. 497,800,000 mengalahkan rekor harga C-HR Hybrid yang seharga Rp. 546,290,000 ketika diluncurkan pada tahun 2019 sehingga rekor mobil hybrid termurah di Indonesia terpecahkan.

Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis

Itupun masih ditambah konsumsi BBM lebih rendah 50% dibanding tipe bensin sehingga Corolla Cross hybrid cocok sebagai solusi mobilitas untuk menghadapi isu krisis ekonomi yang timbul akibat pandemi Covid-19.

"Benar-benar kita buat harga yang terjangkau, sesuai dengan masa sekarang." ujar Anton Jimmi Suwandi, Marketing Director PT. TAM.

Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

Semenjak hybrid, tentunya berkontribusi pada lingkungan berkat emisi gas buang lebih rendah 60% dari tipe bensin dan itupun sampai kepada persoalan kesehatan dari kebersihan udara, terlebih ketika masih dalam masa pandemi Covid-19.

Adanya Covid-19 ini kian menjadikan masyarakat lebih peduli atas pentingnya kesehatan yang salah satunya juga dapat mempengaruhi pemilihan kendaraan untuk menunjang mobilitas dan merujuk pada kendaraan ramah lingkungan untuk berkontribusi menghadirkan lingkungan yang sehat di masa depan." ujar Anton Jimmi.

Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan

Kelegaan Interior Toyota Corolla Cross (foto: Toyota)
TNGA Toyota Corolla Cross Hybrid (foto: Toyota)

Sistem hybrid tentunya akan sangat cocok dengan segala keunggulan Corolla Cross itu sendiri, dimulai dari segi kenyamanan dari kabin Corolla Cross yang lega serta sasis TNGA-C dengan peredaman empuk di baliknya.

Kerja motor listrik dengan baterai pada sistem hybrid-nya membuat pengendaraan lebih hening dan halus sehingga membuat para penghuni kabin semakin nyaman dengan sistem hybrid tersebut.

Akselerasi Toyota Corolla Cross Hybrid (foto: Toyota)

Selain ramah lingkungan, sistem hybrid Corolla Cross hybrid juga menyenangkan untuk dikendarai karena memiliki karakter performa yang akan cocok dengan platform TNGA-C Corolla Cross dengan body rigidity tinggi dan suspensi torsion beam didesain khusus.

3 Drive Mode Toyota Corolla Cross Hybrid (foto: Toyota)

Seperti sinkronisasi motor listrik dan mesin konvensional yang berkontribusi pada performa dan EV Mode membuatnya mampu berakselerasi dengan torsi instan seperti mobil listrik.

Corolla Cross hybrid bermesin 2ZR-FXE dengan tenaga maksimum 96 dk/5,200 rpm dan torsi maksimum 142 Nm dengan motor listrik bertenaga maksimum 71 dk dan torsi maksimum 163 Nm/3,600 rpm.

Apabila dikombinasikan, tenaga maksimum menjadi 167 dk dan torsi maksimum menjadi 305 Nm yang tentunya lebih bertenaga dan bertorsi dibanding varian mesin bensinnya.

Artinya dengan sasis TNGA, Corolla Cross hybrid bukan hanya bisa berlari cepat tetapi juga memiliki pengendalian yang baik sehingga menjadi kombinasi bagus sebagai mobil fun to drive.

Selain performa, Corolla Cross hybrid juga memiliki fitur yang tidak ditawarkan di Corolla Cross bensin seperti pengaturan posisi duduk 6 arah secara elektrik dan power back door dilengkapi kick sensor memberi kemudahan untuk mengakses pintu bagasi.

Sebagai identitas, warna biru hadir di logo Toyota, lampu, tombol start, dan iluminasi di konsol tengah yang menyiratkan kesan keramahan terhadap bumi serta emblem "Hybrid" di belakang khas mobil hybrid Toyota.

Toyota Corolla Cross Hybrid dalam tes banjir (foto: Toyota)

Meski hybrid, tidak perlu khawatir soal banjir karena ground clearance setinggi 165 mm relatif aman dari banjir yang sering terjadi di perkotaan dan itu sudah dites oleh tim dari PT. TAM.

Toyota Corolla Cross Hybrid (foto: Toyota)

Alhasil,Corolla Cross hybrid bukan hanya berwawasan lingkungan tetapi juga menjawab tantangan soal pandemi Covid-19 dan isu krisis ekonomi.

Di mana ada persoalan, di situ ada jalan keluar.

(joule)

Tags :