Jangan Heran, Toyota Membuat Corolla Selain Sedan 4-Pintu Bukanlah Hal Baru

  • Oleh :

Kamis, 06/Agu/2020 20:00 WIB


SoundandMachine (Jakarta), 6 Agustus 2020 - Di Indonesia Toyota Corolla memang kesohor dengan produk sedan 4-pintunya, namun jangan heran jika Toyota memakai nama "Corolla" dalam membuat SUV yaitu Corolla Cross seperti yang diluncurkan hari ini di Indonesia.

Meski secara global kesohor dan berawal dari sedan, sejatinya Corolla merupakan sebuah nama besar yang memiliki DNA tersendiri dan itupun bukan hal baru jika dari segi penampilan bisa sangat berbeda dengan Corolla sedan atau basis dasarnya.

Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis

DNA tersebut antara lain lekukan bodi dibuat se-menyatu mungkin serta interior dirancang sefungsional mungkin dan itulah yang membuat Corolla terkesan lebih kalem dibanding kompetitornya bahkan saudara satu manufakturnya.

Lantas, apa saja Corolla yang bukan sedan 4-pintu? Berikut kami pilihkan Toyota Corolla yang sangat berbeda dengan sedannya, baik itu platform maupun styling-nya.

Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

1. Toyota Corolla II

Toyota Corolla II (foto: Toyota)

Meski memakai sasis sedan, Corolla II sama sekali tidak memakai platform Corolla, melainkan platform Toyota Tercel, adik Corolla yang menjadi cikal bakal Toyota Soluna.

Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan

Setidaknya Corolla II merupakan awal dari Corolla hanya sebuah nama sekaligus Corolla pertama berpenggerak depan karena di awal perilisannya yaitu 1982, basis utama Corolla masih berpenggerak belakang.

Perilisan Corolla FX yang memakai platform Corolla sedan tidak membuat Corolla II dihentikan produksinya sampai tahun 1999.

2. Toyota Corolla Levin (AE86)

Toyota Corolla Levin AE86 (foto: Toyota)

Setidaknya mulai dari generasi AE86 Toyota semakin mempertegas kesan sportscar dalam sebuah Corolla Levin, karena basis utamanya yaitu Corolla sedan sudah berpenggerak depan, sedangkan Corolla Levin masih berpenggerak belakang.

Dirilis pada tahun 1983-1987, Toyota menyatukan versi coupe atau fastback 3-pintu Corolla menjadi Corolla Levin.

Corolla Levin AE86 merupakan Corolla terakhir berpenggerak belakang sekaligus Corolla liftback 3-pintu terakhir sebelum digantikan oleh AE92 yang hanya tersedia coupe 2-pintu dan berpenggerak depan.

3. Toyota Corolla Spacio

Toyota Corolla Spacio (foto: Toyota)

Untuk pertama kalinya Toyota merilis Corolla versi muat banyak yaitu 4-6 orang dengan nama Corolla Spacio pada tahun 1997. Meski berstatus sebagai MPV, Toyota tetap mempertahankan DNA-nya sebagai Corolla seperti tidak banyak lekukan di bodi dan tidak memakai pintu sliding.

Di generasi kedua yang diproduksi dari tahun 2001 hingga 2007, perubahan mayor Corolla Spacio meliputi kapasitas penumpang hingga 7-penumpang dan masuk pasar Eropa sebagai Corolla Verso.

4. Toyota Corolla Rumion

Toyota Corolla Rumion (foto: Toyota)

Corolla Rumion diproduksi dari tahun 2007 hingga 2015 menggantikan Corolla hatchback yang sebetulnya pada waktu itu diteruskan oleh Toyota Auris.

Corolla Rumion satu basis dengan Scion xB generasi kedua yang dijual khusus pasar Amerika Serikat dan itulah sebabnya mengapa Corolla Rumion bodinya kotak dan lebih kembung yang tentunya berbeda dengan Corolla lainnnya.

5. Toyota Corolla Cross

Toyota Corolla Cross (foto: Toyota)

Pertama kalinya Toyota membuat Corolla versi SUV yaitu Corolla Cross dan Thailand terpilih sebagai negara world premiere pada tahun 2020.

Toyota benar-benar membuat pertemuan antara "Corolla" dan "SUV" di Corolla Cross sehingga walaupun berbodi SUV tetapi masih layak mengemban nama Corolla.

Sisi Corolla ada pada garis bodi yang notabene lekukan harus sesedikit mungkin, interior se-minimalis mungkin, dan tentunya menawarkan kelegaan di interior, sedangkan sisi SUV ada di elemen dasar SUV seperti di bagian depan-belakang, dan fender besar dengan spatbor.

Sampai tulisan ini dibuat, belum diketahui akankah Toyota merilis Corolla Cross untuk pasar Jepang.

Jadi, jangan menilai mobil tersebut bukan Corolla hanya karena bukan sedan 4-pintu ya

(Joule)

Tags :