Oleh :
SoundandMachine.com (Semarang) Perkembangan teknologi dalam sebuah kendaraan terutama di sektor mesin, saat ini boleh dibilang sangat pesat baik untuk mesin diesel maupun bensin.
Namun, masih banyak pemilik mobil yang belum memahami seperti apa Bahan Bakar Minyak (BBM) yang cocok untuk mesin kendaraannya. Padahal, setiap kendaraan membutuhkan perlakuan yang berbeda, mulai dari perawatannya hingga jenis bahan bakar yang dikonsumsi.
Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis
Anna Yudhisatusi, Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jawa Bagian Tengah (JBT) menjelaskan, Pertamina telah membagi BBM yang diproduksi ke dalam dua jenis, yaitu gasolin untuk kendaraan mesin bensin dan gasoil untuk mesin diesel.
"Produk jenis gasolin hadir dengan payung merk Pertamax Series. Sementara untuk produk gasoil hadir dengan payung merk Dex Series. Kedua merk BBM tersebut merupakan kualitas terbaik di masing-masing kelasnya," ujarnya.
Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19
Lebih lanjut ia mengatakan, untuk Pertamax Series terbagi menjadi dua produk, yakni Pertamax dan Pertamax Turbo. "Untuk Pertamax memiliki nilai RON 92, sementara Pertamax Turbo merupakan produk gasoline dengan RON tertinggi yaitu 98," ungkap Anna.

Semakin tinggi kandungan oktannya, maka semakin baik kualitas BBM dan performa yang akan dihasilkan oleh mesin. Selain itu, produk Pertamax Series merupakan produk yang ramah lingkungan karena kandungan sulfur yang rendah sehingga buangan gas emisi dengan karbon lebih sedikit.
Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan
"Untuk kandungan sulfur Pertamax maksimal 500 ppm, sementara kandungan sulfur Pertamax Turbo tidak lebih dari 50 ppm dengan kata lain setara Euro IV," tutur Anna.
Mayoritas masyarakat, saat ini sudah menggunakan kendaraan modern atau keluaran terbaru yang mana harus menggunakan bahan bakar dengan RON di atas 91. Untuk itu Pertamax cocok digunakan oleh hampir seluruh kendaraan bermotor keluaran terkini atau modern.
Sementara Pertamax Turbo lebih tepat untuk digunakan oleh kendaraan tipe sport, baik mobil maupun sepeda motor. Di samping kedua produk Pertamax Series tersebut, Pertamina juga memiliki produk gasolin Pertalite dengan nilai RON 90.
"Pertalite merupakan produk yang dihadirkan untuk masyarakat yang masih menggunakan kendaraan keluaran lama," kata Anna. Berbeda dengan gasoline yang dilihat dari RON, kualitas gasoil dapat diukur dari nilai Cetane Number (CN) produknya.
Semakin tinggi kadar CN produk gasoil maka semakin baik juga kualitas dan kinerja mesin yang menggunakan bahan bakar tersebut. Dexlite memiliki CN 51, sementara produk gasoil dengan CN tertinggi adalah Pertamina Dex atau Pertadex dengan nilai 53.
Kandungan sulfur Pertamina Dex tidak lebih dari 300 ppm sementara Dexlite adalah maksimal 1.200 ppm, sehingga Pertadex dan Dexlite, dinilai lebih cocok digunakan oleh mobil jenis SUV, serta beberapa MPV bermesin diesel.
"Umumnya mobil-mobil besar yang membutuhkan tenaga ekstra menggunakan Dex Series. Bedanya Pertamina Dex untuk kendaran umum atau pribadi, sementara Dexlite biasanya untuk keperluan niaga," pungkas Anna. (EPS)