Teknologi e-POWER Dibutuhkan Untuk Kondisi Jalanan di Indonesia, Ini Alasannya

  • Oleh :

Senin, 31/Agu/2020 18:00 WIB


SoundandMachine (Jakarta), 31 Agustus 2020 - Peluncuran mobil Nissan dengan teknologi e-POWER oleh PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) sudah semakin dekat di Indonesia, tepatnya 2 September 2020

Teknologi e-POWER termasuk yang dibutuhkan untuk pasar Indonesia karena akan lebih terpakai di beragam kondisi jalanan di Indonesia termasuk ibu kota atau kota besar.

Baca Juga:
Sudah Canggih dan Kencang, Sistem e-POWER Nissan Masih Bisa Di-upgrade Lagi

Untuk mengetahui seberapa terpakainya teknologi e-POWER di Indonesia, tentunya kita harus mengenal betul seperti apa teknologi e-POWER.

1. Hemat Bahan Bakar

Baca Juga:
Lebih Gaya Seperti Pasar Jepang, Inilah Aksesori Eksterior Nissan Kicks e-POWER

e-POWER adalah powertrain listrik 100% namun menambahkan mesin bensin untuk mengisi baterai bertenaga tinggi bila diperlukan sehingga menghilangkan kebutuhan akan pengisi daya eksternal.

Perbandingan antara e-POWER dengan mobil listrik dan hybrid konvensional (gambar: Nissan)

Dibanding hybrid konvensional yang notabene roda-roda digerakkan oleh motor listrik dan mesin bensin, dalam sistem e-POWER, mesin bensin tidak terhubung ke roda melainkan hanya berfungsi untuk mengisi baterai.

Baca Juga:
Di Jepang, Teknologi e-POWER Sudah Diterapkan ke Tiga Model Nissan

Teknologi seperti ini tentunya akan sangat berguna untuk kondisi jalanan kota besar di Indonesia karena hiruk pikuk lalu-lintasnya membuat konsumsi bahan bakar mobil konvensional menjadi lebih boros.

Dengan adanya e-POWER di mana mesin bensin hanya mengisi baterai untuk motor listrik utama membuat bahan bakar menjadi lebih efisien.

Selain itu apabila bensin dari mesin konvensional habis, masih bisa memanfaatkan motor listrik untuk menggerakkan mobil ke stasiun pengisian BBM terdekat.

2. Memberikan kenyamanan lebih

Semenjak kerja e-POWER begitu halus dan senyap layaknya sebuah mobil listrik, tentunya akan memberikan kenyamanan lebih dalam menghadapi hiruk pikuk lalu lintas di perkotaan, paling tidak membuat kabin menjadi lebih hening karena kesenyapannya.

3. Akselerasi lebih cepat

e-POWER memberikan akselerasi kuat, torsi besar secara instan, dan tarikan yang responsif serta berkendara senyap dengan akselerasi halus seperti EV.

Sistem seperti ini dari segi performa tidak kalah dengan mobil berkapasitas mesin lebih besar bahkan kapasitas mesin sama namun dengan turbo sekalipun.

Artinya apabila menemukan jalanan lebih lengang, pengemudi dapat menikmati akselerasi dari torsi instannya atau kalau memang dibutuhkan seperti misalnya ingin mendahului kendaraan di jalanan pegunungan.

4. Memudahkan untuk menghadapi tanjakan

Torsi instan juga berperan membantu memudahkan pengemudi untuk menghadapi tanjakan seperti di jalanan kabupaten atau pedesaan serta akses masuk ke vila yang berada di daerah pegunungan bahkan dengan penggerak roda depan sekalipun seperti di semua mobil e-POWER.

Kehadiran e-POWER sebetulnya tidak begitu baru di Indonesia mengingat Nissan pernah memasukkan Nissan Note e-POWER meski sebatas mobil test drive salah satunya untuk acara Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019.

Peluncuran e-POWER ini menandakan era baru, di mana Nissan menghadirkan teknologi inovatif terbaik kepada para pelanggan kami." kata Isao Sekiguchi, Presiden Direktur PT. NMI melalui keterangan pers pada tanggal 19 Agustus 2020. "e-POWER adalah teknologi pertama di dunia dan mewakili langkah berani elektrifikasi Nissan di Indonesia, tambahnya

Jadi gak sabar ngeliat peluncurannya nih. Asli. (Joule)

Tags :