Unik! Dapat Oli Pertamina Hanya dengan Menukar Sampah

  • Oleh :

Selasa, 01/Sep/2020 15:46 WIB


SoundandMachine.com (Gresik) - PT Pertamina Lubricants, melalui salah satu pabriknya Production Unit Gresik (PUJ), meluncurkan Program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang lingkungan yakni "Tukar Oli dengan Sampah".

Program yang terbilang unik itu, diluncurkan di Kedai Kopi Sampah, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik pada Kamis (27/08) lalu. Ifan Sri Widodo, SpV HSSE Production Unit Gresik PT Pertamina Lubricants mengatakan, program ini diadakan untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungannya.

Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis

Tukar Oli Dengan Sampah mengajak masyarakat untuk menukar sampah kering baik dari kardus bekas, kertas bekas, kaleng kosong, dan botol plastik dengan berat tertentu, menjadi poin yang nantinya dapat ditukar dengan Pelumas Pertamina," jelas Ifan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk 1 kg sampah kering akan dikonversi menjadi 1 poin. Poin terendah yang dapat ditukar oleh masyarakat, yakni 15 poin untuk 1 oli Enduro Gear.

Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

penukar akan mendapat poin

Sedangkan masyarakat harus mengumpulkan 34 poin untuk penukaran dengan Enduro Matic G 0.8 L, 40 poin untuk Enduro Matic 0.8 L, 37 poin untuk Enduro 4T 0.8L dan 49 poin untuk Enduro Racing dan 71 poin untuk Pelumas mobil yakni Fastron Techno 1L.

"Masyarakat tidak perlu membawa banyak sampah sekaligus, karena pengumpulan poin akan berbasis digital melalui aplikasi di Kedai Kopi Sampah sehingga memberikan kemudahan menabung sampah, Konsumen akan otomatis mendapatkan user id," Ungkap Imam Wahyu Ketua Karang Taruna RW 07 Kelurahan Sidokumpul.

Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan

Ia menambahkan, pihaknya berharap program ini dapat berkontribusi lebih untuk mengurangi sampah timbun, mampu mengedukasi masyarakat untuk selalu memilah sampah, dan dapat berperan aktif peduli terhadap lingkungan.

"Hasil sampah kering yang dikumpulkan oleh Kedai Kopi Sampah, selanjutnya dikelola menjadi kerajinan lampion oleh Karang Taruna Jagal Bangkit RW 7 Sidokumpul," pungkas Imam. (EPS)

Tags :