Oleh :
SoundandMachine (Jepang), 5 Agustus 2020 - Mobil pasar domestik Jepang (JDM) yang memang memiliki potensi di trek atau pemakaian motorsport umumnya memiliki varian "kosongan" dalam arti sengaja dibuat seperti itu oleh pabriknya agar lebih mudah dimodifikasi mengikuti regulasi.
Seperti Toyota GR Yaris yang baru saja diluncurkan di Jepang dengan varian RC-nya, yaitu varian kosongan dalam arti semua perlengkapan yang tidak dibutuhkan untuk keperluan motorsport ditiadakan oleh pabriknya.
Baca Juga:
Mazda Hadirkan Promo menarik Dalam Program Service Campaign 2020
Namun faktanya, beberapa manufaktur otomotif Jepang masih menyediakan varian kosongan mobil tersebut untuk keperluan motorsport.


Sport hatchback dengan impresi kejayaan 1990-an tersebut menawarkan varian kosongan yang juga mengingatkan kejayaan otomotif era 1990-an dan itupun tidak sebatas "RC" seperti Toyota Celica GT-Four RC.
Baca Juga:
Mazda MX-30 Mild Hybrid, Memperkuat Zona Elektrifikasi Eksklusif
Seperti misalnya pelek 17 inci, kaliper rem 16 inci ventilated disc dan aluminum facing 4-pot seperti tipe RZ, dan suspensi dengan steering knuckle yang kompatibel dengan pelek 15 inci untuk reli medan gravel.
Interior terasa sekali "kosongan"-nya dari layar multimedia, audio, dan heater atau AC yang ditiadakan karena memang tidak diperlukan.
Baca Juga:
Mazda Bongo Van dan Truck, Rebadge Toyota Pertama Rakitan Indonesia!
2. Mazda2 15 MB


Meski bukan sports compact seperti GR Yaris, Mazda2 memiliki potensi di trek dan itulah sebabnya Mazda menyediakan varian motorsport base, sebagaimana arti dari "MB".
Dari luar tidak begitu terlihat kosongannya terlebih lampu-lampunya tetap LED namun interior terlihat sekali kosongannya karena tidak adanya soft touch, head unit konvensional menggantikan layar multimedia, dan AC manual serta interior serba hitam.
Namun menariknya fitur seperti airbag, Advanced Smart City Brake Support, High Beam Control System, Blind spot monitoring, Lane departure warning system, Rear parking sensor, dan sebagainya masih ada yang mungkin antisipasi pemiliknya dipakai ke jalan umum.
Mesin Mazda2 15 MB dilengkapi Dual Sequential Valve Timing yang mengoptimalkan kontrol timing buka-tutup intake dan exhaust valves, menggantiengine oil flow rate dalam dua tahap berdasarkan situasi, dan sistem lubrikasi oli untuk mengurangi hilangnya energi dan tenaga 6 PS lebih besar.
3. Mazda Roadster NR-A


Mazda juga menyediakan varian "kosongan" sportscar-nya yaitu Roadster NR-A dengan penamplan tak ubahnya varian Roadster lainnya jika dilihat sepintas.
Namun baru ketahuan bahwa Roadster tersebut NR-A jika melihat interiornya seperti head unit konvensional menggantikan layar multimedia, AC manual, dan jok bucket non-Recaro.
Namun Roadster NR-A sudah memakai Bilstein damper yang bisa diatur, front suspension tower bar, dan rotor rem lebih besar.
Selain memudahkan modifikator untuk memodifikasi, Roadster NR-A juga menjadi syarat partisipasi one-make race dengan modifikasi seperti towing hook, bucket seat, dan roll-cage.
4. Toyota 86 "Racing"

Toyota 86 "Racing" merupakan sportscar kosongan yang paling terlihat kpsongannya, dimulai dari eksterior memakai pelek "kaleng". Namun jangan kecele, 86"Racing" sudah dilengkapi air-cooled engine oil cooler untuk pendinginan oli mesin dan brake duct untuk pendinginan rem.
Selain itu 86 "Racing" sudah LSD Torsen untuk meningkatkan performa menikung melalui pembagian torsi ketika menikung dan ventilated disc brake untuk pengereman lebih terkontrol dari G rendah ke G tinggi serta lebih cepat membuang panas.
86 "Racing" dirilis bukan hanya dibuat memudahkan modifikator untuk modifikasi balap tetapi juga sebagai salah satu syarat partisipasi ajang 86/BRZ Race dengan kuantitas modifikasi terbatas, paling tidak memakai parts referensi Toyota seperti roll-cage, strap, hook, dan seatbelt 4-titik selain ganti pelek dan ban.
5. Subaru BRZ RA "Racing"


Seperti halnya Toyota, Subaaru juga turut membuat varian kosongan untuk kembarannya, BRZ namun dengan nama RA "Racing" meneruskan tradisi Subaru dalam penamaan varian yang mengarah kepada balap.
Perbedaannya selain dari penampilan mobil tentunya, juga sejumlah aksesoris seperti karpet tambahan 86 "Racing" berbeda dengan BRZ RA "Racing".
ATPM di Indonesia terpikir untuk menyuplai gak ya? (Joule)