Gandeng Total, Grup Peugeot Bakal Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Perancis

  • Oleh :

Sabtu, 19/Sep/2020 16:13 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Kendaraan listrik, saat ini seakan menjadi tren di kalangan pabrikan otomotif dunia. Banyak merek otomotif khususnya mobil, yang turut mengembangkan teknologi kendaraan bebas emisi tersebut.

Seperti yang dilakukan oleh produsen mobil asal Perancis, Peugeot. Selain memproduksi mobil listrik, Peugeot ternyata juga melihat peluang industri otomotif masa depan melalui tren elektrifikasi ini.

Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis

"Peugeot akan melirik perangkat baterai, sebagai peluang besar untuk perkembangan industri otomotif global," ujar Carlos Tavares, Chairman dari Grup PSA (Grup Peugeot).

Guna mewujudkan hal tersebut, Grup Peugeot menjalin kerjasama dengan perusahaan Migas, Total, untuk mendirikan pembangunan pabrik baterai yang akan mengakomodir kebutuhan energi kendaraan masa depan.

Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

"Dengan perjanjian kerjasama ini, Grup PSA dan Total akan menjadi supplier baterai otomotif kelas dunia dan mulai memproduksi baterai pada tahun 2023," ungkap Carlos dalam keterangan resminya, Jumat (19/09).

Nantinya, Total akan berkontribusi pada bagian Research & Development. Sementara Grup PSA, bakal mengembangkan di bagian produksi baterai tersebut. "Lokasi R&D di Bordeaux dan Nersac (Perancis) mulai beroperasi untuk mengembangkan baterai Lithium-ion performa tinggi," tutur Carlos.

Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan

Pada tahap akhir R&D, produksi baterai direncanakan rilis di pabrik berskala besar di wilayah Douvrin (Perancis) dan Kaiserslautern (Jerman). Rangkaian proyek ini, dianggap sebagai bukti keseriusan Peugeot Global melirik industri baterai sebagai peluang besar.

"Langkah selanjutnya sudah sangat jelas yaitu menawarkan energi yang bersih, aman, dan terjangkau bagi masyarakat luas, serta menghasilkan baterai untuk kendaraan listrik berteknologi tinggi pada sisi performa, otonomi, daya isi ulang, dan emisi rendah," kata Carlos.

Lalu, tujuan dari proyek itu juga untuk memastikan kemandirian industri baterai di Eropa, yang menghasilkan lebih dari 10% kebutuhan baterai dari pasar mobil listrik di Eropa pada 2030.

Menariknya, proyek ini mendapatkan dukungan finansial dari pemerintah Prancis dan Jerman dengan total dana hingga 1.3 Miliar Euro. Selain itu, proyek ini mendapatkan persetujuan dari institusi Eropa (IPCEI) sebagai perwakilan dari badan yang mengatur perubahan transisi energi.

"Konstruksi untuk menghasilkan baterai Eropa secara mandiri sekarang akan menjadi kenyataan. Saya ingin berterima kasih terhadap komitmen dari tim Total dan tim Grup PSA yang telah membuat proyek ini menjadi kenyataan," pungkas Carlos. (EPS)

Tags :