Cara Aman Mengunakan Child Car Seat di Kursi Isofix

  • Oleh :

Senin, 21/Sep/2020 16:50 WIB


SoundandMachie.com (Jakarta) - Sering kali, kita melihat kursi bagian belakang mobil keluaran terbaru, banyak yang sudah menerapkan teknologi Isofix untuk mendukung perlindungan dan keamanan penumpang usia balita.

Aidil FBSwastomo, Aftersales Dept Head Astra Peugeot mengatakan, kursi belakang dengan fitur Isofix ini, mampu memenuhi standar keamanan dan keselamatan berkendara berkaitan dengan anak-anak, karena kompatibel dengan child/baby car seat.

Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis

"Artinya tidak sembarang jok atau kursi yang dapat memenuhi standar safety dalam berkendara khususnya untuk penggunaan child/baby car seat. Emblem Isofix menandakan standar safety untuk dapat memasang perangkat tersebut," jelas Aidil.

Lebih lanjut ia mengatakan, fitur Isofix sendiri telah menjadi standar jajaran Peugeot mulai tahun 2000-an, termasuk pada line up produk andalannya di Indonesia, Peugeot 3008 dan 5008 SUV.

Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19

Meskipun memiliki kelebihan dibanding jok mobil biasa, para orang tua yang memanfaatkan kelebihan child/baby car seat ternyata tidak boleh asal pasang. Sebab, tetap ada aturan yang harus diikuti agar si kecil tidak rewel dan lebih aman ketika ditempatkan di jok khusus tersebut.

Penggunaan tipe baby car seat terhadap usia bayi untuk usia 0-1 tahun, baiknya dipilih posisi yang bentuknya tidur. Lalu untuk balita 1-4 tahun, dapat dicari yang modelnya bisa disetel sandarannya, baik itu posisi duduk atau tidur.

Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan

Selain bentuk, ternyata meletakkan posisi baby car seat di mobil juga harus sesuai. Untuk bayi 0-2 tahun, baiknya arahkan posisi jok spesial itu menghadap belakang, dan letakkan tepat di bagian belakang jok depan.

Hal ini untuk mengamankan bayi apabila terjadi benturan. Karena posisi jok belakang atau tengah, lebih aman buat anak-anak. Bahkan berdasarkan penelitian terbaru dari American Academy of Pediatrics, seperti dikutip www.parenting.co.id, anak di bawah 2 tahun harus gunakan baby car seat menghadap ke belakang.

"Cara ini bisa mengurangi angka kematian balita saat kecelakaan hingga 75%. Karena menghadap ke belakang, kepala, leher dan tulang belakang anak akan terlindungi lebih maksimal dari benturan hebat," pungkas Aidil. (EPS)

Tags :