Oleh :
Soundandmachine.com (Jakarta) - Saat ini, di beberapa wilayah di Indonesia sudah mulai memasuki musim hujan. Kadang hujan turun dengan sangat deras bahkan disertai dengan angin kencang.
Bagi pengendara mobil, tentunya butuh konsentrasi lebih saat mengemudi di kondisi seperti itu. Tak kalah penting, kondisi mobil juga harus dalam kondisi yang prima, karena kondisi di jalan saat hujan berbeda dengan kondisi jalan kering.
Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis
"Persiapan mobil untuk musim hujan, bisa dilakukan dengan memeriksa komponen penting yang dapat berfungsi saat kondisi hujan ujar Lintang Pamungkas dari Private_Tuner.
Berikut beberapa komponen mobil yang dapat dicek sebagai persiapan berkendara di musim hujan:
Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19
Cek kondisi wiper
Paling utama, periksa kondisi karet wiper. Jika karet wiper sudah getas, sebaiknya diganti agar fungsinya dalam membersihkan kaca mobil kembali maksimal dan tidak membuat pandangan terganggu saat hujan.
Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan

Selain itu, lakukan perawatan pada tabung air wiper dan nosel penyemprot. Pastikan kondisinya selalu bersih agar air yang keluar tidak kotor karena endapan lumpur, lumut, atau kotoran lainnya.
"Jangan lupa untuk mengecek juga apakah kerja wiper di mobil Anda berfungsi dengan normal," tutur Lintang.
Cara mengeceknya, bisa dilakukan dengan menyemprotkan air melalui selang ke kaca depan, lalu aktifkan beberapa mode di tuas dekat roda kemudi. Bila gerakannya melemah, segera periksa ke bengkel.
Cek kelistrikan mobil
Lampu merupakan komponen penting untuk membantu visibilitas pengemudi, terlebih pada saat mengendarai saat hujan deras. Pastikan seluruh lampu mobil, baik depan maupun belakang berada dalam kondisi baik.
Sebab, peran lampu saat hujan deras sangat penting bagi pengendara, juga pengendara lain untuk mengetahui posisi kendaraan Anda. Pastikan fitur kelistrikan yang utama di mobil berfungsi dengan baik.
Seperti meter cluster, lampu utama, sein, hazard, lampu rem, dan lampu senja. Lalu, pastikan kabel-kabel dalam kondisi baik dan tidak terbuka ataupun terkelupas karena gigitan hewan atau penyebab lainnya.
"Sebab, bila ada kabel terkelupas dapat berpotensi menyebabkan konslet bagi mobil. Apabila ditemukan kabel yang terkelupas, segera lakukan perbaikan," ujar pria yang kerap menangani swap engine tersebut.
Cek kondisi ban mobil
Saat hujan, sering juga kita temui genangan air yang menutupi permukaan jalan. Melewati genangan air tentunya bukan tanpa risiko, apalagi jika dilakukan dengan kurang hati-hati.

Oleh karena itu, kondisi ban juga harus dalam keadaan yang baik ketika musim hujan agar tidak terjadi selip yang menyebabkan mobil kehilangan traksi. Agar laju mobil Anda tidak terganggu, selalu perhatikan kondisi ban, terutama alurnya.
Jika permukaan dan alur ban sudah botak, segera ganti dengan yang baru. Selain itu, lakukan pengecekan terhadap tekanan angin ban dan pastikan agar sesuai dengan standar serta petunjuk pabrikan.
Pastikan rem berfungsi dengan baik
Rem merupakan komponen yang wajib dicek secara berkala untuk memastikan keamanan berkendara, terlebih pada musim hujan.
Perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan memeriksa kondisi kampas rem untuk menentukan perlu tidaknya dilakukan penggantian.
Periksa juga volume cairan rem pada reservoir tank dan pastikan tidak terjadi kebocoran. (EPS)