Oleh :
Soundandmachine.com (Jakarta) - Pabrikan kendaraan asal Jerman, Mercedes-Benz, tahun ini menandakan momentum penting perayaan 50 tahun keberadaannya di Indonesia. Merek berlogo bintang tersebut, memang memiliki sejarah panjang di Tanah Air.
Perjalanannya dimulai di tahun 1970 dimana PT. Star Motors Indonesia, sebuah berusahaan joint venture antara Daimler-Benz AG dan PT. Gading Mas, diresmikan sebagai agen tunggal pemegang merek produk Daimler-Benz.
Baca Juga:
Lebih Gagah dan Mewah, Toyota Fortuner Facelift Resmi Dirilis
Pada tahun yang sama, PT. German Motors Manufacturing didirikan sebagai fasilitas manufaktur dan perakitan baru untuk produk Daimler-Benz yang berlokasi di Tanjung Priok.

"Pendirian PT. Star Motors Indonesia dan PT. Manufaktur Motor Jerman secara resmi menandai dimulainya era baru Mercedes-Benz di Indonesia," ujar Jung Woo Park, Presiden Direktur, Daimler Commercial Vehicles Indonesia.
Baca Juga:
Berikan Rasa Nyaman, BMW Astra Tingkatkan Layanan Sesuai Protokol Kesehatan Covid-19
Pada tahun 1971, truk tipe 911 menjadi truk pertama yang diproduksi secara masal dari pabrik Mercedes-Benz di Indonesia.
Setelah itu, PT. Star Motors Indonesia mengumumkan ketersediaan truk dan bus diesel Mercedes-Benz 4-5-6 ton berkapasitas hingga 50 kursi.
Baca Juga:
Pandemi Bukan Halangan, Toyota Fortuner dan Kijang Innova Facelift Bersamaan

"Satu tahun setelah suksesnya perakitan dan peluncuran kendaraan niaga Mercedes-Benz, pada tahun 1973, kami memperkenalkan bus O 321 H sebagai pelopor bus canggih di Indonesia," ungkap Jung.
Mercedes-Benz juga menyediakan program pelatihan mekanik, di 20 dealer Mercedes-Benz profesional di seluruh Indonesia sejak awal 1978.
Dalam program pelatihan ini, calon mekanik Mercedes-Benz akan dilatih selama tiga tahun, dengan kurikulum yang terdiri dari 20 persen teori dan 80 persen latihan praktek.
Seiring berjalannya waktu, untuk mengakomodasi pertumbuhan produksi mobil penumpang dan kendaraan niaga, Mercedes-Benz mulai beroperasi di fasilitas perakitan lokal baru di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat pada 1982.

"Diikuti dengan peluncuran generasi kedua OF1113, bus bermesin depan pertama yang hadir di Indonesia pada tahun 1986. Bus ini menjadi sangat populer di kalangan perusahaan otobus di Indonesia karena mesinnya yang kuat dan ekonomis," tutur Jung.
Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang, Jawa Barat, saat ini merupakan lokasi PT Mercedes -Benz Indonesia dan PT Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia, yang menjadi lokasi perakitan mobil penumpang (C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE dan GLS), truk (Axor) dan sasis bus Mercedes-Benz.
Jung menambahkan, selama 50 tahun eksistensinya di pasar Indonesia, Mercedes-Benz telah melayani pelanggan sesuai dengan kebutuhan bisnisnya, melalui penawaran berbagai produk kendaraan niaga.

Mulai dari produk bus Mercedes-Benz hingga jajaran truk, seperti Axor, Actros, dan Arocs. Saat ini, Mercedes-Benz menyediakan pilihan sebanyak 34 model truk dan bus untuk pelanggan di Indonesia.
"Perayaan ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk selalu memberikan yang terbaik dalam melayani pelanggan kami di seluruh Indonesia, terutama untuk memenuhi kebutuhan kendaraan niaga untuk pembangunan Tanah Air," pungkas Jung. (EPS)