Profil Best Buddy Shop Sunter : Siap Wujudkan Segala Keinginan Konsumen

  • Oleh :

Rabu, 11/Nov/2020 13:34 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Rasanya tak banyak gerai modifikasi audio yang mampu bertahan hingga belasan tahun. Biasanya, mereka ada yang terpaksa gulung tikar karena tak mampu bertahan saat situasi perekonomian berubah, hingga kualitas yang tidak terjaga.

Salah satu gerai modifikasi audio yang mempu bertahan dalam waktu yang cukup lama adalah Best Buddy Shop (BBS). Gerai tersebut dikenal dengan kualitas dan hasil pengerjaan yang mumpuni.

Baca Juga:
Ketika SUV Jagoan Off-road Mercedes-Benz G-Class Dimodifikasi Senyaman Limosin

"Best Budy Shop dulu bernama Mobiltronik yang bermula sejak 1993. Namun seiring berjalannya waktu, pada tahun 2014, kita bertransformasi menjadi Best Budy Shop," ujar Susanto Chong, Installer Best Buddy Shop.

Sesuai namanya, Best Buddy Shop memiliki filosofi bahwa konsumen atau siapapun adalah teman baik. Sehingga pelayanan yang diberikan, diharapkan bisa memberi kepuasan tersendiri.

Baca Juga:
Diikuti 80 Ribu Peserta, Kompetisi Brio Vitual Drift Challenge Usai Digelar

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Afung tersebut mengatakan, BBS Sunter sebenernya merupakan bengkel contoh dari PT Audioworshop (AWS).

Salah satu konsumen, Youtuber Mas Wahid

Seperti diketahui, AWS merupakan distributor merek peranti audio ternama, seperti Focal, Audison, dan juga produsen merek Dominations. Lantas, apa yang membedakan BBS Sunter dengan gerai modifikasi audio lainnya?

Baca Juga:
Banyak Promo, Jangan Lewatkan IMX Year End Modz Sales 12.12 di Bukalapak

"Yang membedakan kita disini salah satunya adalah menerima pengerjaan dari paling simpel sampai paling berat," ungkap Afung saat ditemui SoundandMachine beberapa waktu lalu.

Paling simple yang dimaksud Afung, misalnya adalah pengerjaan hanya untuk menambah tweeter. Sementara pengerjaan paling berat, yakni melakukan modifikasi secara ekstrem hingga merombak total interior mobil.

Menariknya, semua pengerjaan dilakukan secara in house, alias langsung di markas BBS Sunter yang beralamat di Komplek Metro Sunter, Jl. Metro Indah Raya, Blok A3, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Afung menyebut, BBS Sunter juga terkenal dengan layanan Bespoke.

"Bespoke maksudnya kita bisa mengerjakan mobil yang level modifikasi audionya udah sampai tahap serius. Dimana yang orang lain mungkin susah untuk melakukan, namun bisa kita wujudkan disini, sesuai keinginan konsumen," jelas pria ramah tersebut.

Dalam mewujudkan keinginan konsumen, Afung tidak membatasi jenis kendaraan dan biaya modifikasi. "BBS Sunter menerima pengerjaan dengan nominal Ratusan Ribu Rupiah, sampai jumlah yang tidak terbatas untuk mobil apapun," katanya.

Salah satu keunggulan BBS Sunter yang belum ditemui di tempat lain, adalah penggunaan material aluminum dalam pembuatan braket untuk dudukan komponen audio. Penggunaan aluminium, dinilai lebih unggul dibanding material kayu.

`Kita gunakan aluminium untuk membuat ring atau dudukan speaker di pintu. Hal ini untuk mengurain penggunaan material kayu, yang bisa lapuk karena faktor usia atau percikan air," tutur Afung.

Penggunaan aluminuium tebal, membuat dudukan atau braket akan menjadi lebih rigid, bebas goyang atau vibrasi, serta durabilitas yang lebih baik karena anti karat. Rangka untuk tempat power amplifier pun juga menggunakan material yang sama.

Selain penggunaan material berkualitas dan pengerjaan yang rapih, Afung juga selalu berpegang pada prinsip untuk menghasilkan suara yang optimal sebagai tujuan.

"Bila ada konsumen minta kosmetik yang unik-unik bisa kita kerjakan. Posisi komponennya, biar sesuai dan enak akan kita perhatikan. Namun yang utama, tetap harus kualitas suara," tambahnya.

Menurutnya, tujuan melakukan modifikasi car audio adalah menghasilkan suara yang dapat dinikmati dan enak didengar. Semetara estetika, menjadi nomor kedua.

Memiliki kualitas pengerjaan yang mumpuni, tak mengherankan bila BBS juga kerap mendapat sejumlah prestasi di ajang kompetisi audio.

"Prestasi paling berkesan adalah Champion of Champion gelaran dari Pahami selama 3 kali berturut-turut," pungkas Afung. (EPS)

Tags :