Cara Mudah Menjaga Performa Mobil Agar Terus Optimal

  • Oleh : edo

Rabu, 31/Mar/2021 09:48 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, mobil pribadi masih tetap menjadi pilihan utama dan dianggap menjadi salah satu moda transportasi paling aman bagi masyarakat. 

Dari fenomena ini, tentunya kondisi mobil harus terus dijaga agar selalu dalam kondisi optimal. Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar mobil selalu prima.

Baca Juga:
Mulai Kuarter Pertama 2021, Penjualan Mobil di Bawah Payung Stellantis Terus Meningkat

"Ada tips agar selain performa mobil Sahabat selalu prima, juga dapat menghemat bahan bakar dan lebih ramah lingkungan," tutur Bambang. Menurutnya, tips yang pertama adalah menggunakan bahan bakar berkualitas, yaitu bahan bakar tanpa timbal dengan RON yang telah direkomendasikan. 

Baca Juga:
Edukasi Dunia Otomotif ke Anak, Mitsubishi Beri Potongan Harga Masuk KidZania

Jangan terlalu lama memanaskan mesin mobil

Hal ini bertujuan untuk mendapatkan performa yang terbaik. "Selain itu juga menggunakan bahan bakar dengan RON yang tepat dapat menjaga kebersihan ruang bakar mesin dan dan turut menjaga kebersihan lingkungan dari polusi," jelasnya.

Baca Juga:
Rayakan HUT Ke-16, Suzuki Finance Berikan Penawaran Diskon dan DP Ringan

Selanjutnya, selalu menerapkan teknik mengemudi Eco-driving. Sebelum berkendara, tidak memerlukan pemanasan mesin yang lama, hanya tunggu beberapa saat sampai semua lampu indikator di meter kombinasi padam. Setelah RPM stabil, baru hidupkan AC dan jangan lupa atur suhu AC ideal di ruang kabin.

Lalu, hindari akselerasi dan pengereman mendadak, berkendara sehalus mungkin, jaga perpindahan gigi sesuai dengan torsi diperlukan, dengan range RPM di putaran 2.000-3.000 dan jaga jarak dengan kendaraan lain.

"Tak lupa, gunakan engine brake untuk deselerasi di jalan menurun atau sebelum tikungan, gunakan momentum akselerasi saat di di jalan menanjak, serta matikan mesin dan buka jendela secukupnya untuk sirkulasi udara ketika sedang menunggu dalam jangka waktu lama di dalam mobil," kata Bambang.

Gunakan engine brake untuk melakukan deselerasi di turunan

Satu hal yang tak kalah penting, hindari penggunaan zat aditif bahan bakar yang dijual di pasaran. Pada umumnya, zat aditif ini ditawarkan dengan tujuan meningkatkan nilai oktan untuk meningkatkan perfoma mesin dan mengurangi knocking, tetapi zat aditif ini dapat mengandung bahan kimia yang tidak sesuai dengan kondisi mobil. 

Sehingga, dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan kerusakan pada tangki bensin, fuel pump dan mesin, juga dapat mengacaukan sistem kontrol emisi, sehingga emisi gas buang yang dihasilkan mobil tidak memenuhi regulasi standar.

"Kami berharap, melalui sharing tips ini mobil Sahabat dapat terus dalam kondisi yang optimal, sehingga dapat tetap beraktivitas dengan lebih aman, nyaman, dan menyenangkan," pungkas Bambang. (EPS)