Catat, Fitur ADAS di Wuling Almaz RS Bukan Gantikan Peran Pengemudi

  • Oleh : anto

Kamis, 22/Apr/2021 16:45 WIB


Soundandmachine.com (Jakarta) - Wuling Motors Indonesia sedang gencarnya memberikan pengenalan lebih dalam mengenai inovasi Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE).

 

Baca Juga:
Mulai Kuarter Pertama 2021, Penjualan Mobil di Bawah Payung Stellantis Terus Meningkat

Pasca SUV Almaz RS resmi diluncurkan belum lama ini, Wuling giat berbagi informasi lebih lengkap mengenai inovasi terbarunya ini. WISE mencakup Internet of Vehicle (IoV) dan Advanced Driver Assistance System (ADAS).

 

Baca Juga:
Edukasi Dunia Otomotif ke Anak, Mitsubishi Beri Potongan Harga Masuk KidZania

Paling penting yang musti dipahami dari ADAS, yakni berisi berbagai fitur yang membantu mengurangi beban kerja pengemudi. Sehingga meningkatkan aspek keselamatan sekaligus kenyamanan.

 

Baca Juga:
Rayakan HUT Ke-16, Suzuki Finance Berikan Penawaran Diskon dan DP Ringan

ADAS didukung sensor berupa radar dan kamera resolusi tinggi berperan sebagai indera tambahan untuk membaca kondisi lalu lintas dan situasi lingkungan sekitar.

Ketua MPR RI Bapak Bambang Soesatyo dan Menteri Perindustrian Bapak Agus Gumiwang Kartasasmita berfoto dengan Wuling Almaz RS saat VIP Tour IIMS Hybrid 2021.

 

Selanjutnya akan diproses oleh sistem sehingga kendaraan memberi respon yang sesuai. Fitur-fitur ADAS memiliki beberapa syarat dan batasan agar dapat aktif.

 

“ADAS di Almaz RS ini termasuk dalam level 2 driving autonomous. Dimana fitur ini membantu peran pengemudi, bukan menggantikan. Ada syarat khusus yang harus dipenuhi untuk menggunakannya,” wanti Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors.

 

Hal ini disampaikannya kepada segenap awak media secara virtual melalui sesi zoom meeting yang diadakan pada Rabu, 21 April 2021 lalu.

 

Danang juga menyarankan perlunya bagi pengguna Almaz RS untuk mempelajari dan memahami buku manual kendaraan sebelum berkendara.

Misalnya, untuk mengaktifkan fitur bantuan jelajah adaptif (adaptive cruise), seluruh pintu harus tertutup rapat, pengemudi harus menggunakan sabuk pengaman, transmisi ada di posisi D, sistem ESC aktif dan rem parkir tidak aktif.

 

“Sekali lagi, ADAS bersifat sebagai bantuan dan tidak menggantikan peran utama pengemudi. Tiap pengemudi harus selalu waspada dan bertanggung jawab terhadap kondisi lalu lintas dan tetap aktif merespon keadaan sekitar,” tegas Danang.

 

Fitur ADAS ini juga terintegrasi dengan sejumlah fitur lainnya. seperti Adaptive Cruise Control (ACC) yang secara otomatis menyesuaikan kecepatan jelajah dengan kecepatan kendaraan di depannya, sekaligus menjaga jarak aman.

 

ADAS juga terkoneksi dengan Bend Cruise Assistance (BCA) yang bisa mengurangi kecepatan secara otomatis ketika kendaraan memasuki tikungan.

 

Lalu dengan Traffic Jam Assistance (TJA) dan Intelligent Cruise Assistance (ICA) yang juga membantu menjaga jarak aman dalam kondisi lalu lintas padat maupun lancar.

[Ki-Ka] Danang W. (Product Planning Wuling Motors), Taufik S. Arief (Aftersales Dir. Wuling Motors), Dimas A. (App Operation Wuling Motors).

 

Selain itu, ada juga Lane Departure Warning (LDW) yang memberikan peringatan ketika kendaraan keluar lajur tanpa disengaja.

 

Ditambah lagi dengan Lane Keeping Assistance (LKA) yang secara otomatis mengoreksi arah kemudi untuk kembali ke lajur yang aman.

Media Relations Wuling Motors, Brian Gomgom memaparkan kata sambutan saat press conference Wuling Motors di IIMS Hybrid 2021

 

“Kinerja fitur ADAS didukung sensor kamera dan radar. Cara kerja kedua hardware ini secara teoritis jika tidak ada kerusakan akan dapat berfungsi normal dalam jangka waktu yg lama,” tambah Danang.

 

Lanjutnya, kemampuan keduanya akan dipengaruhi kondisi sekitarnya. Misal kurang cahaya menjadikan hasil tangkapan gambar menjadi kurang bagus.

 

“Ada kondisi dimana hasil bacaan sensor tidak seakurat yang diharapkan, contoh pada saat melewati jalan berkabut atau saat hujan sangat deras yang akan reflektif pada tangkapan layarnya,” tutupnya. Inovatif! (anto)