Oleh : anto
Soundandmachine.com (Jakarta) – PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan duet SUV Kompak Toyota Raize berkolaborasi dengan PT Astra Daihatsu Motor yang juga merilis Daihatsu Rocky pada hari yang sama, 30 April 2021.
Baca Juga:
Diduga Omoda C5 Facelift Tanpa Kamuflase di Jalanan Jakarta, Segera Meluncur?
Menariknya, kedua SUV Kompak yang berbagi platform baru ini, menyediakan opsi mesin bensin yang dilengkapi peranti turbocharger.
Baca Juga:
Pasar Otomotif Nasional Menurun, Toyota Masih Nomor Satu di Indonesia
Toyota Raize menggunakan mesin super kompak berkapasitas 1.000 cc konfigurasi 3-silinder segaris. Dengan turbo, pasokan tenaganya mencapai 98 PS dan torsi 140 Nm.
Baca Juga:
BAIC Indonesia Mulai Fokus Segmen Pasar Gemuk, BYD Jadi Sasaran
Mesin baru ini diklaim mampu menghasilkan tenaga lebih besar, lebih irit bensin dan lebih ramah lingkungan.
Penggunaan transmisi otomatis CVT sebagai paduannya, disebut Toyota terkenal halus namun tetap responsif serta menjanjikan efisiensi berkendara yang tinggi.

Penyematan peranti turbocharger di mesin berkapasitas kecil ini merupakan yang pertama kali diterapkan Toyota di Indonesia.
Setelah sebelumnya sudah dibenamkan pada mesin kapasitas besar. Salah satunya di medium SUV Toyota Fortuner.
Apakah penerapan turbocharger pada mesin kecil ini nantinya bisa diterima oleh pengguna Toyota Raize? Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM punya jawaban diplomatis.
“Saya rasa konsumen bisa menerima mesin turbo, baik Toyota atau non Toyota pun sebelumnya sudah banyak menjual mobil bermesin turbo,” jelasnya kepada awak media pada sesi konferensi pers virtual, sesaat sebelum waktu peluncuran resmi Toyota Raize.

Turbo di mesin Toyota Raize jadi yang pertama untuk mobil kecil Toyota di Indonesia. (foto: Ryan)
Anton pun setuju, kedepannya edukasi mengenai mesin turbo dan perawatannya akan terus disosialisasikan melalui jaringan purna jual Toyota di Indonesia.
“Pengalaman Toyota di Indonesia, sejak pertama kali Fortuner pakai turbo pun secara bertahap konsumen terus diedukasi,” ungkapnya.
Sejak pertama hadir di Indonesia, Toyota Fortuner Diesel telah mengaplikasikan turbo untuk mendongkrak tenaga dan torsi yang dihasilkan.

Anton Jimmi, Toyota sukses aplikasikan peranti turbo di Fortuner. (foto: istimewa)
Penggunaan turbo juga meningkatkan efisiensi mesin sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan. Dibuktikan Toyota, pembakaran menjadi sempurna berkat penggunaan turbo dan ikut menurunkan emisi gas buang kendaraan.
Saat ini di Asia maupun Asia Tenggara tengah berkembang tren kapasitas mesin lebih kecil yang dilengkapi dengan turbo guna meraih seluruh manfaat tadi.
Menjadikan konsumsi bahan bakar lebih irit dan tenaga yang dihasilkan meningkat sembari tetap menjaga efisiensi mesin.
Ditambah, respons turbo modern yang semakin instan, membuat mobil dengan fitur ini terasa menghibur di jalan. Selanjutnya, kita buktikan di Toyota Raize. (anto)