Jangan Asal, Ini cara Mudah Mengetahui Tekanan Angin Ban yang Tepat

  • Oleh :

Senin, 10/Mei/2021 11:50 WIB
Ilustrasi pengisian angin ban (MMKSI) Ilustrasi pengisian angin ban (MMKSI)

SoundandMachine.com (Jakarta) - Tekanan angin ban dalam sebuah mobil, menjadi salah satu faktor penting untuk menunjang keselamatan berkendara. Bila tekanan tidak sesuai anjuran pabrikan, bisa mengurangi kenyamanan bahkan mengakibatkan risiko kecelakaan. 

Standar tekanan udara atau lebih dikenal dengan istilah tekanan angin pada ban mobil berbeda-beda tergantung model, luas penampang pelek yang digunakan, jenis ban luar yang digunakan, serta kapasitas angkut.

Baca Juga:
Mitsubishi Destinator dan Xforce Edisi Khusus Curi Perhatian di IIMS 2026

Itu sebabnya setiap pabrikan mobil pasti akan memberikan panduan mengenai standar tekanan angin ban mobil. Nah, informasi ini seringkali tidak dilihat oleh pemilik kendaraan. 

Baca Juga:
Ulang Sukses Xpander, Mitsubishi Destinator Raih FORWOT Car of the Year 2025

Tekanan ban penting dalam menunjang keselamatan berkendara

Seperti dikutip dari laman Mitsubishi, padahal pabrikan mobil sudah memberikan stiker khusus tentang informasi tekanan angin ban yang sesuai. Pada produk Mitsubishi Motors misalnya, posisi stiker tersebut ada di sebelah kanan pengemudi, tepatnya di pilar B bagian bawah dekat jok pengemudi. 

Baca Juga:
Diseleksi Ketat, FORWOT Car of the Year 2025 Jadi Apresiasi Jurnalis Paling Prestis

Ban merupakan komponen penting pada mobil yang kerjanya berat, sebab menahan beban sekaligus penentu kestabilan berkendara. Dalam keadaan normal dan ban tanpa masalah, tekanan angin ban akan tetap berkurang seiring pemakaian.

Banyak temuan kerusakan ban yang disebabkan karena tekanan angin ban yang tidak sesuai standar baik itu tekanan angin kurang maupun tekanan angin berlebih. Seperti keausan yang tidak rata, retak pada sisi tapak ban, kawat ban keluar dari sidewall, ban benjol, dan robek melingkar pada sidewall (sisi samping ban).

Stiker informasi tekanan ban, lengkap dengan panduan bobot yang dibawa

Risiko terparahnya jika terlalu kurang atau kempis dan dipaksa jalan maka yang terjadi adalah ban akan rusak dan risikonya sama berbahaya jika terjadi saat mobil sedang dikendarai di jalan raya. Kalau sudah begini maka mau tidak mau Anda harus mengganti dengan ban yang baru. 

Lalu, berapa tekanan yang pas? tekanan angin pada setiap ban mobil umumnya dianjurkan sama. Jika satu ban direkomendasikan 30 Psi maka ban yang lain harus mengikutinya agar stabil saat dibawa berkendara. 

Tekanan udara ini masih bisa menampung beban di mobil hingga 5 penumpang. Tetapi perlu diingat apabila membawa muatan atau penumpang belakang, maka tekanan anginnya ditambah. 

Misalnya untuk mobil MPV, jika membawa penumpang sampai kapasitas maksimal yaitu 7 orang, maka tekanan udara yang direkomendasikan untuk depan 30 Psi dan belakang 38 Psi. (EPS)