Siapkan Model Pengganti, BMW Hentikan Penjualan i3 di Amerika Serikat

  • Oleh :

Jum'at, 02/Jul/2021 14:10 WIB


SoundandMachine.com (Munchen) - Boleh dibilang, saat ini hampir seluruh pabrikan otomotif dunia seakan berlomba untuk menghadirkan kendaraan listrik, sebagai bentuk dukungan untuk menciptakan udara yang lebih bersih bebas polusi.

BMW termasuk salah satu diantaranya. Produsen mobil asal Jerman tersebut bahkan telah menjual mobil listrik mungil i3 dan i8 sejak beberapa tahun lalu. Namun, BMW ternyata berencana untuk menghentikan penjualan i3.

Baca Juga:
IIMS 2026: BMW dan Mini Jadi Brand Otomotif Premium Terlaris di Indonesia

"BMW i3 mewakili langkah besar pertama perusahaan ke dunia mobil listrik, ketika pertama kali memulai debutnya pada tahun 2013. Setelah bertahun-tahun dijual dan beberapa pembaruan, waktu i3 akan segera berakhir, karena penjualan BMW i3 model di Amerika Serikat akan berakhir bulan ini," tulis BMW dalam keterangannya.

Baca Juga:
Perluas Jaringan Dealer Ramah Lingkungan, BMW Astra Mampang Resmi Dibuka

Setelah Amerika Serikat, kabarnya penghentian penjualan akan menyasar ke pasar negara lain. BMW i3 sendiri diproduksi di pabrik BMW Leipzig di Jerman bersama i8, yang juga sudah dihentikan penjualannya pada tahun lalu.

Meski penjualannya akan dihentikan, dan tidak akan ada generasi berikutnya, namun penggemar mobil listrik BMW tak perlu khawatir. Sebab, pabrikan berlogo baling-baling itu berencana untuk menghadirkan produk mobil listrik lainnya, termasuk i4, iX dan iX3.

Baca Juga:
Unjuk Kompetensi Aftersales, BMW Indonesia Gelar Kompetisi Teknisi Dealer Resmi

BMW iX yang berjenis Sports Activity Vehicle (SAV) dan BMW i4 Grand Coupe, adalah mobil listrik dengan tenaga baterai full sebagai penggeraknya. Kedua mobil ini rencananya akan tiba di Amerika Serikat awal tahun depan.

BMW i4 eDrive40 akan memakai paket baterai 83,9 kWh yang dapat menempuh jarak hingga 483 km. "Keberhasilan BMW i3 dan pengalamannya menjadi dasar bagi generasi berikutnya dari mobil listrik BMW," jelas BMW seperti dikutip dari BMW Blog.

BMW I4

BMW i3 adalah BMW pertama dengan sel keselamatan polimer, yang diperkuat serat karbon (CFRP) yang melekat pada sasis aluminium. Teknologi ini, rencananya akan direplikasi untuk plug-in hybrid i8 generasi mendatang.

Faktor lain yang membuat BMW i3 dihentikan produksinya adalah karena penjualannya yang menurun. Di Amerika Serikat, penjualan mobil listrik ini sudah mencapai puncaknya pada tahun 2015 dengan total 11.024 unit. 

Dua tahun terakhir, penjualan mobil ini semakin menurun. Tahun 2020 di masa pandemik Covid-19, BMW i3 dijual sebanyak 1.508 unit. Namun menurt BMW itu bukan masalah utama, karena BMW mengklain telah menjual lebih dari 165.000 unit i3 secara global sejak peluncurannya. (EPS)