Oleh :
SoundandMachine.com (Jakarta) - Bagi para penggemar modifikasi audio mobil, nama subwoofer mungkin sudah tak asing lagi. Perangkat audio tambahan yang ukurannya lebih besar dari speaker itu, berfungsi untuk pengeras suara berfrekuensi rendah (bass).
Banyak orang menggunakan subwoofer ini agar suasana audio di mobilnya menjadi lebih hidup, lebih terdengar jelas oleh telinga penumpangnya. Bahkan beberapa orang rela mengeluarkan uang jutaan untuk mendapatkan subwoofer yang bagus untuk mobilnya.
Baca Juga:
Jadi Andalan, Speaker ini Tetap Kompetitif di Kompetisi Car Audio Bergengsi 2026
Umumnya, subwoofer mobil ditaruh di bagasi. Namun, ada beberapa kasus subwoofer mobil diletakkan di kolong tempat duduk mobil. Nah, tahu kah kawan SoundandMachine, bahwa ternyata subwoofer itu ada dua jenis, yakni aktif dan pasif.

Baca Juga:
Dua Pilihan Subwoofer Aktif Dominations, Solusi Praktis Upgrade Bass Harian
Contoh subwoofer aktif
Lalu, apa perbedaannya? "Kalau aktif artinya sudah ada amplfier yang menyatu di dalamnya," kata Susanto Chong, Installer Best Buddy Shop Sunter. Sementara subwoofer aktif, belum dilengkapi dengan amplifier.
Baca Juga:
Imbangi Modifikasi, Upgrade Audio di Toyota Raize ini Andalkan Focal Utopia M
Selain itu, subwoofer aktif adalah subwoofer yang tidak perlu lagi tambahan box dan power amplifier tambahan. Jadi, kawan SoundandMachine tinggal pakai saja.
Biasanya, bentuk subwoofer aktif ini sudah bundle dan tinggal diletakkan di tempat yang disuka, lalu disambungkan dengan sumber listrik mobil serta head unit.

Subwoofer pasif
Sedangkan subwoofer pasif adalah subwoofer yang masih membutuhkan tambahan box dan power amplifier sebelum bisa digunakan. Pengunaan subwoofer pasif ini dinilai lebih ribet dari subwoofer aktif karena harus membeli box dan power amplifier.
"Amplifiernya digunakan sebagai penguat 'tenaga' agar suara bass yang keluar menjadi lebih optimal," papar Afung. Subwoofer pasif ini biasanya dipasang di bagasi mobil. (EPS)