Fokus Pada Digitalisasi, Mercedes-Benz Bangun Pusat Pengembangan Sistem Operasi MB.OS

  • Oleh :

Rabu, 14/Jul/2021 14:05 WIB


SoundandMachine.com (Stuttgart) - Guna mempercepat transformasi menuju era "digital first", Mercedes‑Benz AG berencana untuk mempekerjakan sekitar 1.000 pengembang perangkat lunak dan mendirikan pusat fasilitas pengembangan sistem operasi MB.OS di masa depan.

Nantinya, lokasi pusat pengembangan Mercedes-Benz di Sindelfingen ini merupakan salah satu pabrik kendaraan paling tradisional dari Daimler AG, dan sebagai pusat kompetensi, yang bertanggung jawab untuk memproduksi kendaraan kelas atas dan mewah dalam jaringan produksi global. 

Baca Juga:
All-New Mercedes-Benz CLE 53 Tawarkan Sensasi Performa Atap Terbuka

Sajjad Khan, Chief Technology Officer and Member of the Board of Management of Mercedes-Benz AG mengatkan, tempat ini juga dianggap sebagai pusat kompetensi terkemuka di dunia untuk keamanan, inovasi dan desain. 

Baca Juga:
GJAW 2024: Hadirkan Delapan Model, Mercedes-Benz GLB 200 Dapat Tampilan Baru

"Perjanjian tersebut, telah memperkuat peran Sindelfingen sebagai pusat pengembangan dan kualifikasi bagi para ahli di bidang kompetensi perangkat lunak Mercedes-Benz Technology Center yang sudah eksis sebelumnya," kata Sajjad.

Ia menambahkan, dalam rangka mengembangkan sistem operasi MB.OS internal di masa depan, Mercedes-Benz akan mengandalkan tim karyawan yang berkualifikasi tinggi, yang kini kami perkuat hingga 3.000 posisi baru untuk para ahli perangkat lunak di seluruh dunia. 

Baca Juga:
Layaknya S-Class Versi SUV, Mercedes-Benz Luncurkan GLS 450 Facelift. Begini Impresinya

"Perangkat lunak dapat mengubah dunia, dengan membentuk sistem saraf pusat pada kendaraan modern kita, dan merupakan faktor penentu keberhasilan inovasi digital. Ini memungkinkan pengalaman pelanggan yang aman, nyaman, tetapi juga mewah," ungkapnya.

Dalam jangka panjang, menurut Sajjad Merrcedes-Benz telah berencana untuk menghasilkan lebih dari 60 persen nilai tambah di bidang perangkat lunak di mobil, cloud, dan juga aplikasi IoT (Internet of Things) buatan sendiri.

"Dominasi platform perangkat lunak atas domain dalam kendaraan ke cloud dan dunia IoT ini, merupakan dasar penting untuk bereaksi lebih cepat dan lebih fleksibel, terhadap kebutuhan pelanggan akan layanan digital dan fitur produk yang diperluas selama siklus hidup produk," pungkasnya. (EPS)