Dukung Dunia Pendidikan, Daihatsu Berikan Edukasi Otomotif ke Ratusan Guru SMK

  • Oleh :

Sabtu, 24/Jul/2021 14:19 WIB


SoundandMachine.com (Jakarta) - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) berkomitmen dalam mencerdaskan bangsa melalui salah satu pilar CSR (Corporate Social Responsibility), yakni pada pilar Pintar Bersama Daihatsu. 

Hal ini diwujudkan melalui pelatihan dan sharing teknologi otomotif terkini secara virtual kepada 100 guru SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) binaan se-Jawa Timur pada 23 Juli 2021. Daihatsu juga siap sambangi para Guru SMK seluruh area di Indonesia.

Baca Juga:
Layani Para Pemudik, Daihatsu Sediakan Posko Siaga dan Bengkel Resmi Tetap Buka

Pada pelatihan online ini, Daihatsu membekali para guru SMK dengan memberikan edukasi seputar teknologi terbaru, mulai dari pengenalan fungsi, mekanisme kerja komponen, troubleshooting terhadap beberapa fitur modern yang ada di mobil Daihatsu.

Baca Juga:
Pusat Suku Cadang Daihatsu di Cikarang Jadi Penopang Pasar Domestik dan Ekspor

"Pelatihan ini merupakan salah satu komitmen dan kontribusi Daihatsu dalam meningkatkan link & match antara sekolah dengan dunia industry," ujar Aji Prima Barus Nurcahya, Section Head Service Training Department PT ADM.

Adapun beberapa fitur yang terdapat pada mobil Daihatsu adalah seperti A.S.A (Advanced Safety Assist), HSA (Hill Start Assist), Power Door Lock, Back Sonar, Emergency Stop Signal (ESS), Vehicle Stability Control (VSC), dan Around View.

Baca Juga:
Tampilkan Teknologi Rocky Hybrid, Daihatsu Umumkan Pemenang Undian Daifest 2025

Pada training ini, Daihatsu juga memperkenalkan teknologi pada fasilitas produksi Daihatsu yang comply hingga Euro 6, dan disesuaikan dengan regulasi kendaraan tiap negara. 

Fasilitas ini merupakan komitmen Daihatsu dalam memproduksi mobil dengan emisi rendah, dan ramah lingkungan dengan menerapkan “Green Technology” melalui penggunaan Super Intelligent Catalyst, penerapan platform terbaru DNGA (Daihatsu New Global Architecture), serta material komponen yang ramah lingkungan.

"Daihatsu berharap, para guru SMK dapat meneruskan pengetahuan ini kepada siswa di sekolahnya, sehingga para siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan siap terjun langsung ke dunia industri," pungkas Aji. (EPS)