Oleh :
SoundandMachine.com (Munich) - Sebagai bentuk komitmen untuk turut menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan bebas polusi, dalam ajang Internationale Automobil-Ausstellung (IAA) Mobility 2021, BMW menghadirkan jajaran produk mobil listriknya.
Tak hanya yang sudah dipasarkan, namun produsen otomotif asal Jerman tersebut juga menghadirkan sebuah mobil konsep bernama i Vision Circular yang diklaim sangat ramah lingkungan, baik dari penggunaan sumber tenaga hingga material komponen yang digunakan.
Baca Juga:
IIMS 2026: BMW dan Mini Jadi Brand Otomotif Premium Terlaris di Indonesia
Menariknya, BMW mengklaim bahwa mobil konsep tersebut selain menggunakan material daur ulang, juga suatu saat nanti bisa diolah kembali dengan mudah, agar tidak menimbulkan dampak yang berbahaya bagi lingkungan.

Baca Juga:
Perluas Jaringan Dealer Ramah Lingkungan, BMW Astra Mampang Resmi Dibuka
"BMW telah terapkan sirkularitas dalam konsep kendaraan sejak awal ketika merancang BMW i Vision Circular. Itulah mengapa kendaraan visioner ini penuh dengan ide-ide inovatif yang menggabungkan Sustainability dengan desain estetika inovatif dan inspiratif," jelas Adrian van Hooydonk, Head of BMW Group Design.
Lebih lanjut ia mengatakan, saat mengembangkan i Vision Concept, BMW memiliki tujuan untuk membuatkan mobil yang terbuat dari 100% bahan daur ulang dan 100% dapat didaur ulang.
Baca Juga:
Unjuk Kompetensi Aftersales, BMW Indonesia Gelar Kompetisi Teknisi Dealer Resmi

Hal ini dapat dicapai melalui penggunaan bahan baku berbasis bio bersertifikat dan bahan sekunder lainnya. Bahkan baterai solid-state yang digunakan, juga dapat didaur ulang sepenuhnya pada akhir masa pakainya.
Selain itu penggunaan material daur ulang juga terletak pada eksterior yang memakai bumper plastik daur ulang dan bodi yang sebagian besar terbuat dari aluminium daur ulang. Bagian ban, juga terbuat dari karet alam bersertifikat.

Di dalam, BMW menggunakan bahan baku dan teknik penyambungan baru yang menghilangkan penggunaan lem, sehingga menyederhanakan pembongkaran komponen. Bagian interior dicetak dengan teknik 3D untuk meminimalkan limbah dan sisa potongan. Bila ada sedikit kelebihan bahan, akan dimasukkan kembali ke dalam proses daur ulang.
Adrian mengatakan, hingga saat ini, seluruh produk BMW menggunakan hampir 30% bahan daur ulang, dan akan ditingkatkan hingga 50%. Sementara itu, mobil konsep BMW i Vision Circular memiliki tujuan sebagai kendaraan yang dioptimalkan untuk siklus material tertutup dan mencapai tingkat penggunaan 100% bahan daur ulang. (EPS)