Oleh : Julfikri
SoundandMachine.com (Jepang) – Akhir-akhir ini Nissan gencar menjagokan kendaraan elektrifikasinya di Indonesia. Setelah meluncurkan mobil listrik dengan mesin pembakaran dalam sebagai genset yaitu Kicks e-Power, Nissan juga meluncurkan mobil listrik baterai yaitu Leaf.

Baca Juga:
IIMS 2026: Hadirkan Navara, Nissan Kembali Berkiprah di Segmen Komersil
Sebelumnya Nissan mulai gencar sounding mobil elektrifikasi di Indonesia sejak tahun 2019, dan pada waktu itu mengerahkan mobil kompak Note e-POWER dan Leaf.
Bicara soal Note e-POWER, mobil kompak yang sudah memasuki generasi terbaru, akankah PT. Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) berencana merilisnya ke Indonesia?
Baca Juga:
Serah Terima Perdana, Nissan All-New X-Trail Kembali Berkiprah
“Kita masih dalam tahap mempelajari.” buka Julian Olmon, Head of Marketing Communication PT. NMDI kepada SoundandMachine.com melalui WhatsApp (13/9/2021).

Baca Juga:
Siap Ulangi Kejayaan Era 2000-an, Nissan Luncurkan All-New X-Trail di GIIAS 2025
(sumber: Kemenkumham)
Hak paten Note e-POWER sudah masuk ke pangkalan data Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI dengan nomor permohonan A00202002383 dan A00202002387.
Apakah berarti menjadi tanda bahwa Note e-POWER akan masuk ke Indonesia? “Saya baru tahu itu, belum bisa komentar banyak.” jelas Julian.
Note e-POWER merupakan mobil kompak dengan teknologi e-POWER, yaitu digerakkan motor listrik dengan mesin pembakaran dalam sebagai genset.
e-POWER tersebut sudah berada di generasi terbaru dengan inverter 40% lebih kecil dan 30% lebih ringan serta motor listrik dengan peningkatan torsi 10% dan output 6% untuk berakselerasi lebih cepat.
Kerja mesin bensin sebagai generator untuk motor listrik sudah lebih efisien sehingga lebih hemat BBM dan bertenaga.
(Joule)