Rolls-Royce Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Selama 117 Tahun Berdiri

  • Oleh : edo

Rabu, 12/Janu/2022 17:50 WIB
Rolls-Royce Cullinan Rolls-Royce Cullinan

SoundandMachine.com (London) - Meski hingga saat ini beberapa negara masih diliputi suasana pandemi Covid-19, namun nyatanya penjualan barang mewah termasuk mobil tak ikut terpengaruh, bahkan ada yang alami peningkatan.

Salah satunya dirasakan oleh produsen mobil super mewah asal Inggris, Rolls-Royce. Bahkan, Rolls-Royce dikabarkan alami penjualan tertinggi, yang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Baca Juga:
Selain Mobil Edisi Khusus, Rolls-Royce Berencana Bawa Mobil Listrik Spectre Ke Tanah Air

Pada tahun 2021, Rolls-Royce Motor Cars mengirimkan 5.586 kendaraan. Angka ini merupakan hasil penjualan tahunan tertinggi dalam 117 tahun produsen yang bermarkas di Goodwood tersebut berdiri.

Menurut CEO Rolls-Royce, Torsten Muller-Otvos, penjualan yang tinggi itu merupakan hasil pertumbuhan 49% dibanding tahun sebelumnya, berkat permintaan yang kuat di sebagian besar wilayah, termasuk Tiongkok Raya, Amerika, Asia-Pasifik, dan di berbagai negara di seluruh dunia. 

Baca Juga:
Permudah Para Sultan, Rolls-Royce Hadirkan Layanan Terbaru Perawatan Kendaraan

"Ghost dan Cullinan yang baru adalah salah satu model yang paling populer, dan program Provenance (pre owned)-nya juga berada di titik tertinggi sepanjang masa," ungkap Torsten.

Baca Juga:
Usai Beri Kebahagiaan untuk Ribuan Pasien Anak, Rolls-Royce Mungil Ini Jalani Perbaikan Pertama

Selain itu, komisi Bespoke juga alami peningkatan dari permintaan pelanggan, seperti Rolls-Royce Phantom Oribe yang melibatkan nam Herms, Phantom Tempus, Black Badge Wraith/Dawn Landspeed. 

"Ini benar-benar tahun yang bersejarah bagi Rolls-Royce Motor Cars. Dalam 12 bulan terakhir, kami telah mencatat penjualan tahunan tertinggi kami," tutur Torsten dalam keterangan resminya, Senin, (10/01).

Pabrik Rolls-Royce di Goodwood, saat ini beroperasi pada kapasitas mendekati maksimum, dengan pola dua shift untuk memenuhi pesanan global. Mereka juga tengah mempersiapkan pabrik untuk memproduksi mobil listrik masa depan, Spectre EV, pada Q4 2023.

Nantinya, mobil tersebut akan menjalani protokol pengujian paling lengkap yang pernah dibuat untuk Rolls-Royce. "Kami akan mengejutkan dunia dengan kemampuan coachbuilding kami dan membuat langkah besar menuju masa depan kami yang serba listrik," pungkasnya. (EPS)