Pasar SUV Premium Bertumbuh, TDA Luxury Toys Hadirkan Toyota Harrier Generasi Terbaru

  • Oleh : Julfikri

Kamis, 21/Apr/2022 14:20 WIB
Toyota Harrier terbaru di importir umum TDA Luxury Toys. (foto: Joule) Toyota Harrier terbaru di importir umum TDA Luxury Toys. (foto: Joule)

SoundandMachine.com (Jakarta) – Toyota Harrier merupakan SUV yang di Indonesia popularitasnya termasuk bertahan, meski tidak lagi paralel dengan model Lexus sejak generasi ketiga dan juga tidak pernah dijual oleh agen pemegang merk (APM)-nya sekalipun.

Importir umum yang memasukkan Harrier terbaru ke Indonesia mulai bertambah. Salah satunya The Djakarta Auto (TDA) Luxury Toys yang berlokasi di kawasan Kramat Pela, Jakarta Selatan.

Baca Juga:
Pakai Platform TNGA Terbaru, Toyota Prius Generasi Kelima Memulai Debut Perdana

“Dengan kita membawakan Harrier, kita bisa memperlihatkan ke orang Indonesia kalau Harrier itu model barunya kayak gini. Ini juga bisa menjadi alternatif lainnya untuk yang mau mengambil Lexus RX. Harrier yang kita punya ini untuk membangkitkan pasarnya lagi, kita juga lihat peminatnya.” buka Nafil dari TDA Luxury Toys kepada SoundandMachine.com di Barito, Jakarta Selatan (19/4/2022).

Baca Juga:
Lima Varian Semuanya Transmisi Otomatis, Toyota All New Kijang Innova Zenix Dijual Mulai Rp 419 Juta

Harrier, yang sekarang berada di generasi keempat sejakl tahun 2020, menghadirkan unsur yang bertambah sporti dan lebih memiliki cita rasa seni di sektor eksterior ataupun interior. Eksterior Harrier menawarkan nuansa sporti dari proporsi antara bodi dan rumah roda layaknya sportscar dan juga pilar-C ala coupe.

Menariknya, garis bodi Harrier menawarkan nuansa sporti sekaligus seni yang membuatnya terlihat indah layaknya melihat sportscar papan atas, terutama kalau melihat dari tampak samping ke belakang atau rear quarter view.

Baca Juga:
Menteri Airlangga: Langkah Toyota Produksi Kendaraan Elektrifikasi Sesuai Harapan Pemerintah

Interior dengan tema pelana kuda menawarkan unsur individual layaknya sportscar, dan juga seni dari aksen warna, garis lekukan dasbor, detail seperti aksen kayu, garis lekukan cover untuk rumah speaker, dan penempatan tombol-tombolnya yang begitu rapi.

Meski memiliki garis bodi membungkuk ala coupe, duduk di kabin belakang Harrier tidak begitu terasa sempit, terlebih karena ada atap kaca atau panorama roof yang sayangnya tidak bisa dibuka.

Atas: sebelum electro-chromatic window diaktifkan, bawah: sesudah electro-chromatic window diaktifkan 

Uniknya, panorama roof tersebut memiliki fitur yang pertama di Toyota, yaitu electro-chromatic window, dimana pengguna bisa membuat atap kaca tersebut buram layaknya privacy glass.

Sepertinya fitur tersebut dirancang untuk mengurangi silau dari panas matahari, tanpa harus menutup partisi yang membuat kabin menjadi lebih gelap.

Meski berbodi bungkuk, bagasi Harrier termasuk luas, dan penempatan subwoofer untuk audio system JBL-nya sangat rapi dan sedikit menawarkan unsur estetik.

Harrier tersedia mesin 2.000 cc naturally-aspirated berkode M20A-FKS yang disalurkan oleh transmisi direct-shift CVT seperti unit di TDA Luxury Toys yang diliput, dan 2.500 cc naturally-aspirated berkode A25A-FKS untuk varian hybrid dengan transmisi THS II with reduction gear.

Kedua varian mesin tersebut sama seperti model Toyota APM, yakni Voxy untuk 2.000 cc dan Camry Hybrid untuk 2.500 cc, yang tentunya pelanggan tidak akan dipusingkan soal sparepart.

“Kita lihat pasarnya sendiri, ini baru pertama kalinya masukin Harrier. Kalau peminatnya banyak, dan ke depannya masih bisa lanjut, tidak menutup kemungkinan kita akan masukin tipe hybrid-nya.” jelas Nafil.

Dengan segala keunikan, teknologi, dan fiturnya, TDA membuka harga jual Harrier terbaru ini di kisaran Rp. 1,25 miliar off the road.

“Kalau kita melihat harganya cukup menarik dan bisa bersaing di pasar dengan fitur Harrier. Dengan teknologi, kualitas, dan rasa berkendaranya membuat orang penasaran.” ujar Nafil. Ada yang berminat? (Joule)