Oleh : Julfikri
Subaru Indonesia telah resmi memulai serah terima lini pertamanya pasca kembali memulai penjualan, yaitu Subaru Forester.
SoundandMachine.com (Tangerang) - Subaru Indonesia telah resmi memulai serah terima untuk lini pertamanya pasca kembali memulai penjualan kendaraan, yaitu Subaru Forester. pada bulan Juli 2022, lebih cepat dari estimasinya yaitu Agustus 2022.
Untuk serah terima pertama pada tanggal 16 Juli 2022 dilakukan di showroom pertama Subaru Indonesia yang berada di daerah Alam Sutera, Tangerang.
Baca Juga:
Perdana Digelar di Indonesia, GR Car Meet Dihadiri Lebih dari 400 Mobil Toyota

“Di Subaru itu, customer adalah keluarga, jadi bukan sekedar membeli mobil dari kami lalu sudah begitu saja. Semua customer yang beli dari kami merupakan keluarga kita, dimana seyogyanya keluarga adalah kita saling memperhatikan satu sama lain.” buka Arie Christopher, Chief Operating Officer Subaru Indonesia kepada SoundandMachine.com di showroom-nya (16/7/2022).
Baca Juga:
Perkuat Layanan, Honda Resmikan Dua Fasilitas Purna Jual di Luar Pulau Jawa

Subaru Indonesia memulai serah terima dari 10 unit Forester yang semuanya adalah tipe tertinggi, yaitu 2.0 S Eyesight dengan harga Rp. 659.500.000,-.
Baca Juga:
Tidak Melulu SUV, Hatchback EV Chery Q Akan Segera Hadir di Indonesia
“Kalau customer Indonesia maunya going to the top. Gak mau yang bawah, pasti mintanya yang top of the line-nya.” jelas Arie.

Setiap konsumen Subaru Indonesia akan mendapat welcome kit berupa tongkat kartu tol, sarung kunci mobil, dan kunci serep, serta hand sanitizer yang berada di dalam mobil.
“Kami juga sama tim sudah siapin birthday reminder dan juga service reminder, dimana servis reminder pertama itu sebulan atau 1.000 km, dan tentunya karena saat ini masih pandemi, kami juga sertakan hand sanitizer di masing-masing mobil.” jelas Christian Christopher, Kepala Cabang Plaza Subaru Alam Sutera.

Bersamaan dengan serah terima kendaraan, Subaru Indonesia juga menyediakan layanan roadside assistance berupa truk derek yang siap melayani masalah pada kendaraan pelanggan apabila tidak memungkinkan untuk mengendarainya ke bengkel. (Joule)