Dibekali Teknologi Elektrifikasi e-POWER Terbaru, Nissan Rilis SUV All-New X-Trail untuk Pasar Jepang

  • Oleh : Julfikri

Jum'at, 22/Jul/2022 08:30 WIB
Nissan meluncurkan All-New X-Trail untuk pasar Jepang yang menghadirkan teknologi elektrifikasi e-POWER generasi baru. (sumber: Nissan) Nissan meluncurkan All-New X-Trail untuk pasar Jepang yang menghadirkan teknologi elektrifikasi e-POWER generasi baru. (sumber: Nissan)

SoundandMachine.com (Jepang) - Setelah 9 tahun bertahan di generasi ketiga, pada akhirnya Nissan meluncurkan generasi terbaru untuk lini SUV unggulannya, yaitu Nissan X-Trail untuk pasar Jepang. Setidaknya ada 2 kata kunci yang menjadi poin utama X-Trail generasi terbaru, yaitu SUV dan elektrifikasi. 

“X-Trail untuk pasar Jepang menjadi dedicated model dengan e-POWER dan e-4ORCE sebagai opsi. X-Trail terbaru akan berperan penting untuk arah elektrifikasi kami.” buka Ashwani Gupta, Chief Operating Officer Nissan Motor Co., Ltd. dalam keterangan resminya (20/7/2022). 

Baca Juga:
Bakal Luncurkan Dua Mobil Baru, Suzuki Siap Unjuk Performa Terbaik di GIIAS 2022

Sejak pertama dirilis pada tahun 2000, X-Trail menjadi salah satu SUV terlaris hingga menjadi produk ikonnya Nissan. Untuk generasi ini, X-Trail menjadi SUV yang memiliki teknologi terkini, performa kuat, dan kelengkapan yang hanya ada di kelasnya. 

X-Trail terbaru, yang sekarang memasuki generasi keempat, kembali membawa nilai-nilai SUV di generasi pertama. Itulah mengapa X-Trail di generasi ini memiliki garis bodi yang kembali kaku, akan tetapi dengan sejumlah sentuhan untuk mengikuti tren otomotif global masa kini.  

Baca Juga:
Punya Populasi Kedua Terbanyak Setelah Jabodetabek, Subaru Indonesia Buka Dealer Resmi di Batam

Sebut saja, lampu depan dengan dua struktur yang terdiri dari lampu sein di bagian atas dan lampu utama di bagian bawah. 

Baca Juga:
Banyak Untungnya, Astra Financial Tawarkan Beragam Promo Pembelian Mobil Baru di GIIAS 2022

(sumber: Nissan)

Kemudian untuk lampu belakang, berbentuk bumerang menggunakan pola segi halus yang menghadirkan sisi keindahan dari sebuah SUV dengan bodi kaku. 

(sumber: Nissan)

Desain interior memberikan kesan ketangguhan dan kualitas premium, dengan konsol tengah berstruktur jembatan yang dilengkapi cup holder besar dan ruang penyimpanan, serta bisa berfungsi sebagai sandaran tangan jika ditutup. 

Nissan menyediakan sejumlah opsi material jok, yaitu black fabric, premium tan Nappa leather, Tailor Fit™ dan Cell-Cloth®.  

(sumber: Nissan)

Untuk material Tailor Fit™ dan Cell-Cloth®, pengembangannya dilakukan oleh Nissan secara eksklusif, menjadi tahan air sehingga ideal untuk pemilik yang suka beraktifitas outdoor. 

(sumber: Nissan)

X-Trail terbaru memiliki bagasi dengan kapasitas 575 liter yang merupakan terbesar di kelasnya. Kapasitas bagasi tersebut mampu memuat tas golf berukuran 9,5 inci sebanyak 4 buah. 

(sumber: Nissan)

Dapur pacu X-Trail terbaru sudah menggunakan teknologi e-POWER, dimana mesin bensin akan berperan sebagai penggerak motor listrik, dan sepaket dengan fitur e-Pedal dimana pengemudi bisa mengontrol laju kendaraan dengan injak dan lepas pedal gas.  

Namun X-Trail generasi baru mesin bensinnya menggunakan KR15DDTT dengan kapasitas 1.500 cc dan memiliki turbo yang meningkatkan output secara signifikan dari putaran bawah, sehingga penyaluran daya ke motor listrik bisa lebih efisien. 

Melengkapi teknologi elektrifikasinya, X-Trail terbaru dilengkapi power outlet 100 V AC dan maksimum output hingga 1.000 W, yang bisa menjadi sumber daya listrik di saat darurat. 

Selain itu, X-Trail terbaru juga sudah berteknologi e4ORCE untuk varian all-wheel drive, yang membuat akselerasi lebih cepat sekaligus menjaga grip serta efisiensi bahan di berbagai kondisi jalan, karena bentuknya berupa motor listrik di roda belakang. 

Tak ketinggalan, X-Trail terbaru sudah dilengkapi teknologi Pro-PILOT agar lebih aman dan nyaman sepanjang berkendara, karena cabang fiturnya bekerja membantu pengemudi mengendalikan mobilnya, sekaligus mencegah terjadinya benturan. 

Dengan konsep seperti ini, X-Trail akan lebih kompetitif mengingat tren otomotif global saat ini lebih mengarah ke SUV dan elektrifikasi.

Kapan ya bisa segera dijual di Indonesia? (Joule)