Oleh : Julfikri
Ilustrasi pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).
SoundandMachine.com (Jakarta) - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengumumkan persiapan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang akan diadakan pada tanggal 24 Juli - 3 Agustus 2025 di Indonesia Convention Exhibition, BSD, Tangerang.
Untuk GIIAS 2025 ini pengadaannya di tengah tantangan ekonomi yang berdampak negatif pada industri otomotif di Indonesia.
Baca Juga:
Pertemukan Otomotif dan Olahraga, IIMS 2026 Digadang Akan Lebih Besar
“Ekonomi sedang tidak baik-baik saja, daya beli merosot, oleh sebab itu industri otomotif juga terkena dampaknya, tapi harus disikapi dengan sangat hati-hati, karena industri otomotif merupakan barometer kesuksesan ekonomi suatu negara, terutama seperti Indonesia yang sangat berkonsentrasi pada industri.” buka Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo kepada SoundandMachine.com dalam konferensi pers (18/6/2025).

Baca Juga:
Banyak Promo Menarik di Seri Penghujung, Suzuki Hadir di GIIAS Makassar 2025
Meski diterpa isu penurunan daya beli, GIIAS 2025 akan dihadiri lebih banyak merek kendaraan roda empat dibanding tahun lalu.
Untuk pertama kalinya merek mobil Aletra, Denza, Geely, Jaecoo, Lepas, Polytron, dan Xpeng hadir di GIIAS 2025. Ditambah, Jeep dan Ford setelah beberapa tahun absen akan hadir kembali hadir di GIIAS 2025.
Baca Juga:
Suguhkan Banyak Promo Menarik, Suzuki Sapa Warga Jawa Barat di GIIAS Bandung 2025
Tentunya brand yang ada di GIIAS tahun lalu juga akan kembali hadir, yaitu Audi, BAIC, BMW, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, GAC, GWM, Honda, Hyundai, Jetour, Kia, Lexus, Maxus, Mazda, Mercedes-Benz, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Nissan, Seres, Subaru, Suzuki, Toyota, Vinfast, Volvo, VW, dan Wuling.
Melalui sesi presentasi di konferensi pers, beberapa brand tersebut sudah mengumumkan akan meluncurkan mobil baru di GIIAS 2025.
Brand tersebut antara lain BAIC, BYD, Chery, Ford, Citroen, Jeep, Toyota, Honda, Mazda, Nissan, Geely, GWM, Jetour, Mercedes-Benz, Subaru, dan MG.
Tentunya GIIAS 2025 juga akan diramaikan oleh brand dari industri pendukung atau aftermarket, yaitu Autoglaze, Autovision, Baze, Bilstein, Bosch, BRQ, Accelera, Venom, MTech, Lingdu, Trapo, UPPF, LLumar, CPF1, Musway, Work Wheels, dan masih banyak lagi.
Diharapkan pengadaan GIIAS 2025 dengan merek mobil lebih banyak dari tahun lalu akan mampu mengatasi persoalan menurunnya daya beli di Indonesia.
“Indonesia otomotif sedang tidak baik-baik saja, tapi bukan berarti bahwa kita akan jatuh terus. Bulan depan dengan ditopang oleh GIIAS, kita harapkan market domestik bisa akan membaik. Bulan Mei sudah menunjukkan peningkatan yang cukup baik dibanding bulan sebelumnya, mudah-mudah di bulan Juli akan terus berlanjut peningkatan tersebut.” pungkas Yohannes. (Joule)