Oleh : Julfikri
Demonstrasi fitur keselamatan aktif Toyota Safety Sense di Otobursa Tumplek Blek 2022.
SoundandMachine.com (Jakarta) - PT. Toyota-Astra Motor (TAM) bukan hanya menghadirkan teknologi canggih melalui lini produknya, tetapi juga mengedukasi masyarakat, salah satunya sistem keselamatan aktif Toyota Safety Sense (TSS).

Baca Juga:
Ekspansi Lagi, XPENG Buka Experience dan Service Center Pertama di Jawa Tengah
Dalam perhelatan Otobursa Tumplek Blek 2022, Toyota membuka test drive khusus memperkenalkan teknologi tersebut, dengan unit Toyota Raize GR Sport dan Toyota All-New Veloz.
“Melalui kegiatan TSS Experience di acara Otobursa Tumplek Blek 2022 ini, Toyota ingin mengajak pengunjung mencoba langsung cara kerja teknologi TSS untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai manfaat yang bisa didapatkan dari TSS “ buka Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT. TAM dalam keterangan resminya (3/9/2022).
Baca Juga:
Biasa Dipakai Pejabat Tinggi Negara Asalnya, Pabrikan Tiongkok Hongqi Resmi Masuk Indonesia

Adapun fitur TSS dimana pengunjung bisa merasakannya antara lain pre-collision warning dan pre-collision braking, dengan mengarahkan mobil ke sebuah objek tanpa melakukan pengereman.
Baca Juga:
Wuling Aira EV Sukses di GIIAS 2026, Tembus 2.238 SPK dan Paling Banyak Diuji Coba
Kedua fitur tersebut akan bekerja apabila mobil terus bergerak mendekati objek tanpa melakukan pengereman, kemudian sistem radar akan bekerja secara otomatis mendeteksi, memberi peringatan, dan melakukan pengereman apabila berpotensi terjadinya benturan.
Selain itu, pelanggan juga bisa mencoba fitur TSS lainnya seperti Pedal Misoperation Control yang bekerja memberi peringatan, menerapkan pengereman, dan membatasi tenaga agar mobil melambat sehingga mengurangi resiko benturan akibat kesalahan menginjak pedal gas.
Blind Spot Monitor (BSM), Rear-Cross Traffic Alert (RCTA) dan All Round View (360) Camera yang kini telah menjadi fitur dasar dalam pengembangan model baru Toyota.
“Karena bagi kami, keselamatan dan kenyamanan pelanggan saat bermobilitas menjadi prioritas utama,” jelas Anton, sapaan akrab Anton Jimmi Suwandy.

Berhubung TSS bersifat membantu mencegah terjadinya benturan, perhatian pengemudi terhadap pengoperasian mobil selama berkendara tetap dibutuhkan, sehingga potensi terjadinya kecelakaan bisa lebih minim. (Joule)