Mobil Listrik Toyota bZ4X Jadi Kendaraan Resmi Negara Delegasi Anggota KTT ASEAN 2023

  • Oleh : Julfikri

Senin, 17/Apr/2023 18:00 WIB
Seremoni serah terima 65 unit Toyota bZ4X sebagai kendaraan resmi KTT ASEAN 2023. (sumber: Toyota) Seremoni serah terima 65 unit Toyota bZ4X sebagai kendaraan resmi KTT ASEAN 2023. (sumber: Toyota)

SoundandMachine.com (Jakarta) - PT. Toyota-Astra Motor (TAM) resmi terpilih sebagai mitra mobilitas dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 - 11 Mei 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bagi TAM, terpilih kembalinya sebagai mitra mobilitas dalam sebuah perhelatan antar negara merupakan kedua kalinya setelah forum utama kerja sama ekonomi internasional G20 pada tahun 2022 silam.

Baca Juga:
Auto China 2026: Xpeng Perluas Ekosistem Teknologi AI Fisik

“Kami sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas kepercayaannya kepada kami lewat penunjukan kembali Toyota untuk mendukung Indonesia menjadi Presidensi Konferensi Tingkat Tinggi, kali ini di tingkat ASEAN, setelah sebelumnya di G20.” buka Hiroyuki Ueda, President PT Toyota-Astra Motor (TAM), dalam keterangan resminya (19/04/2023).

Baca Juga:
Auto China 2026: GAC Hadirkan Mobil Baru Berkualitas Tinggi Dengan Teknologi Canggih

(sumber: Toyota)

Jika sebelumnya di perhelatan G20 mengerahkan mobil listrik Lexus UX 300e dan Toyota bZ4X, untuk KTT ASEAN 2023 TAM hanya mengerahkan bZ4X saja.

Baca Juga:
Mulai Dari Rp 389 Juta, Wuling Eksion Jadi Kendaraan Elektrifikasi Pertama di Kelasnya

TAM sudah menyerahkan 65 unit bZ4X kepada Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg RI), untuk anggota delegasi dari berbagai negara selama KTT ASEAN berlangsung.

“Pemilihan Toyota bZ4X merupakan bagian dari strategi dan refleksi pengalaman KTT G20 lalu untuk menghadirkan pengalaman mobilitas terbaik bagi para delegasi,” jelas Ueda.

Toyota menerapkan strategi multiple pathways untuk meningkatkan kecepatan dan skala dalam mencapai Netralitas Karbon, dan itu bukan hanya mobil listrik baterai atau Battery Electric Vehicle seperti kendaraan resmi untuk para delegasi KTT ASEAN 2023.

Pasalnya, Toyota juga menawarkan pilihan teknologi elektrifikasi lainnya, yaitu Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang beragam. 

“Kedepan, kami berkomitmen untuk lebih jauh lagi menyediakan pilihan elektrifikasi, baik Hybrid EV, Plug-In Hybrid EV dan Battery EV, Sehingga masyarakat bisa menjalankan rutinitas mobilitasnya menggunakan teknologi elektrifikasi yang ramah lingkungan,” jelas Henry Tanoto, Vice President Director PT. TAM.

Diharapkan, dengan pilihan teknologi elektrifikasi ramah lingkungan yang beragam dan lengkap serta teknologi ICE rendah emisi, Toyota bisa terus sejalan dan ikut berkontribusi terhadap upaya pemerintah Indonesia dalam mengurangi level emisi di Indonesia. (Joule)