Belum Setahun Rilis, XPENG Luncurkan Varian Baru G6 Pro di GIIAS 2025

  • Oleh : Julfikri

Sabtu, 26/Jul/2025 13:00 WIB
XPENG Indonesia luncurkan G6 Pro di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025. XPENG Indonesia luncurkan G6 Pro di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

SoundandMachine.com (Tangerang) - PT. Erajaya Active Lifestyle selaku agen pemegang merek XPENG di Indonesia merilis harga jual SUV G6 pada tanggal 19 Juni 2025 dengan harga Rp. 599 juta, yang termasuk kompetitif untuk segmennya.

Baca Juga:
Perdana Digelar di Indonesia, GR Car Meet Dihadiri Lebih dari 400 Mobil Toyota

Namun di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang diadakan pada tanggal 24 Juli hingga 3 Agustus 2025 di ICE BSD, Tangerang tersebut, XPENG meluncurkan varian baru G6 yaitu G6 Pro.

“Peluncuran global dan regional lini produk terbaru G6 Pro dan X9 di Indonesia merupakan langkah strategis XPENG yang menunjukkan kepercayaan terhadap potensi pasar Indonesia.” buka Djohan Sutanto, Chief Executive Officer PT. Erajaya Active Lifestyle dalam keterangan resmi (23/7/2025).

Baca Juga:
Perkuat Layanan, Honda Resmikan Dua Fasilitas Purna Jual di Luar Pulau Jawa

Eksterior G6 Pro memiliki sejumlah perbedaan di G6, yaitu posisi logo XPENG, rear spoiler, duck tail, bumper belakang, dan yang paling terlihat adalah pelek.

Baca Juga:
Tidak Melulu SUV, Hatchback EV Chery Q Akan Segera Hadir di Indonesia

Interior juga terdapat perbedaan antara G6 dengan G6 Pro, yakni panel instrumen, ukuran layar multimedia, dekorasi dasbor, ada ambient light di belakang selain di depan, konsol tengah, spion tengah, kaca cermin, sun visor, panel A/C, setir, dan desain jok.

Layar multimedia G6 Pro berukuran 15,6 inci, 0,76 lebih besar dari G6, panel instrumen G6 Pro lebih besar dan menonjol, berbeda dengan G6 yang menyatu dasbor, panel A/C G6 Pro manual, sementara G6 elektrik, dan masih ada beberapa detail yang membedakan.

Baterai G6 Pro juga berbeda dengan G6, karena semua varian menggunakan LFP dengan kapasitas antara 68,5-80,8 kWh, tidak menggunakan NCM seperti di G6 varian long range dengan kapasitas antara 66-87,5 kWh.

Selain itu, baterai G6 Pro juga memiliki sistem keamanan yang lebih baik dari G6, pengisian daya dari 10 ke 80 persen dalam waktu 12 menit, 8 menit lebih cepat dari G6.

Daya jelajah G6 Pro juga lebih panjang dari G6, akan tetapi untuk tipe standard range-nya, yakni dari 470-540 km, sementara G6 435-505 km.

Untuk varian long range, G6 Pro memiliki daya jelajah 525-600 km, lebih pendek dari G6 yang memiliki daya jelajah 570-625 km karena perbedaan baterai.

Tenaga G6 Pro standard range 185 kW, lebih kecil 5 kW dari G6, sementara long range 218 kW, lebih besar 8 kW dari G6.

G6 Pro tersedia varian all-wheel drive dengan daya jelajah 510-575 km, dan tenaga maksimum 358 kW untuk kemampuan berakselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 4,13 detik.

Beberapa detail seperti kunci, smart driving, dan driving recorder juga jadi pembeda antara G6 dengan G6 Pro. Pilihan menarik. (Joule)