Oleh : Febri
Soundandmachine.com (Tangerang) - Jetour Motor Indonesia, memanfaatkan panggung GIIAS 2025 untuk memperkenalkan filosofi utama mereka yaitu Travel Plus.
Baca Juga:
Resmi Serah Terima Jabatan, Begini Pencapaian Presiden Direktur Honda di Indonesia
Lebih dari sekadar slogan pemasaran, Travel Plus adalah konsep mendalam sekaligus menjadi strategi yang membentuk setiap lini produk Jetour, termasuk T2, Dashing, hingga X20e.
Baca Juga:
Gandeng Aktor James Bond, Denza Terus Perluas Jangkauan Ekspansi Global 2026
Travel Plus merupakan filosofi yang menjadi dasar dari seluruh strategi Jetour.

Baca Juga:
Debut ASEAN, Toyota Land Cruiser FJ Tampil di Bangkok International Motor Show 2026
Menurut Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT Jetour Motor Indonesia, konsep ini bukan sekadar kampanye komunikasi, melainkan core identity yang mengarahkan desain dan pengembangan setiap model Jetour.
Pada sesi diskusi media (29/7/2025) Ranggy menjelaskan bahwa Travel Plus shapes every Jetour vehicle, dimana filosofi ini berakar pada tiga pilar yaitu koneksi antar manusia, hubungan dengan lingkungan, dan pemanfaatan teknologi.
Melalui pendekatan ini, Jetour ingin menghadirkan SUV yang tidak hanya fungsional, tetapi juga menyatu dengan gaya hidup eksploratif masyarakat Indonesia.

Jetour muncul di tengah pasar SUV yang sangat kompetitif di Tiongkok. Untuk keluar dari tekanan kompetisi, brand ini menciptakan pendekatan Travel Plus sebagai strategi ekspansi dari niche ke pasar yang lebih luas, mengedepankan semangat kebebasan dan eksplorasi.
Jetour telah menggandeng berbagai mitra internasional seperti proyek konservasi Cheetah, hingga kolaborasi dengan musisi Alan Walker.
Untuk pasar Indonesia, kolaborasi lokal juga tengah dipersiapkan dan akan diumumkan dalam waktu dekat.
Pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, di ICE BSD. Beberapa produk Jetour yang ditampilkan antara lain Jetour T2, Jetour X20e dan Jetour Dashing.

“Jetour ingin mendorong konsumennya untuk tembus batas eksplorasi, bukan hanya geografis, tapi juga emosional,” jelas Ranggy. Hal ini dibuktikan dengan fleksibilitas desain Jetour T2 yang sangat playable untuk disesuaikan mengikut selera konsumen.
Jetour akan menghadirkan produk-produk yang bisa diadaptasi untuk berbagai skenario penggunaan. Mulai dari fitur, warna, hingga potensi kolaborasi lokal yang dapat memperkuat koneksi emosional dengan konsumen Indonesia.
Jetour juga berkomitmen bahwa pendekatan Travel Plus akan terus berkembang mengikuti dinamika kebutuhan pasar domestik.
Dengan memperkenalkan filosofi Travel Plus, Jetour membawa pendekatan baru dalam industri otomotif Indonesia dan menawarkan visi produk yang mendukung eksplorasi, ekspresi diri, dan konektivitas modern. (Febri)