Oleh : redaksi
Soundandmachine.com (Tangerang) - Ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 pada 23 Juli - 3 Agustus di ICE BSD City, Tangerang menjadi panggung debut spektakuler XPENG di Indonesia.
Baca Juga:
Diduga Omoda C5 Facelift Tanpa Kamuflase di Jalanan Jakarta, Segera Meluncur?
Brand otomotif XPENG yang mengedepankan kecerdasan buatan ini tidak hanya membawa deretan kendaraan listrik canggih, tapi juga teknologi futuristik yang mencuri perhatian yaitu mobil terbang XPENG X2 dan robot humanoid IRON.
Baca Juga:
Pasar Otomotif Nasional Menurun, Toyota Masih Nomor Satu di Indonesia
XPENG tak sekadar meluncurkan mobil. Di booth seluas 800 m² yang berada di Hall 3D ICE BSD City, pengunjung disuguhkan pengalaman masa depan.
Baca Juga:
BAIC Indonesia Mulai Fokus Segmen Pasar Gemuk, BYD Jadi Sasaran
Dua sorotan utama adalah mobil terbang XPENG X2 dan robot cerdas IRON, yang menunjukkan arah pengembangan AI dan solusi mobilitas yang tak lagi hanya sebatas imajinasi.
Mobil terbang XPENG X2 adalah kendaraan udara berpenumpang dengan desain futuristik dan kemampuan take off dan pendaratan eVTOL (electric vertical take-off and landing).
Sementara robot humanoid IRON memperlihatkan potensi penerapan kecerdasan buatan dalam interaksi sehari-hari dan otomasi.

“Kami bukan sekadar meluncurkan produk, tetapi secara fundamental mendefinisikan kembali apa arti menjadi perusahaan otomotif,” sebut He Xiaopeng selaku Chairman & CEO XPENG Global berkaitan dengan teknologi dan inovasi yang kerap dikedepankan XPENG.
Mobil terbang dua kursi yang bisa lepas landas secara vertikal dan mengudara hingga 1.000 m dengan kecepatan mencapai 130 km/jam.

Sedangkan Iron, robot humanoid canggih dengan lebih dari 60 sambungan dan 200 derajat kebebasan gerak, ditenagai chip AI Turing yang sama seperti di EV XPENG.
Iron kini sudah diuji operasional di lini perakitan dan toko XPENG, menandai komitmen serius perusahaan dalam menghadirkan inovasi AI sebagai fondasi mobilitas pintar masa depan
XPENG Indonesia
XPENG hadir di Indonesia melalui kerja sama strategis dengan Erajaya Active Lifestyle (ERAL) sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek, menegaskan komitmen tidak hanya menjual produk, tetapi membangun ekosistem kendaraan listrik masa depan yang cerdas dan terintegrasi.
Momen showcase ini bersamaan dengan penampilan perdana G6 Pro versi setir kanan di Asia dan pengiriman unit perdana X9 rakitan lokal (CKD).

Menurut James Wu, Vice President XPENG, Indonesia dipilih sebagai basis produksi pertama di luar Tiongkok karena potensi besar pasar otomotif dan adopsi kendaraan listrik yang kian tumbuh. “Ini bukan sekadar ekspansi, tetapi langkah nyata menuju masa depan mobilitas yang didukung oleh kecerdasan buatan,” ujarnya.
XPENG hadir dengan solusi menyeluruh, mulai dari teknologi kendaraan listrik, chip AI, ADAS, hingga robot dan kendaraan terbang.

Dari mobil terbang hingga SUV pintar, XPENG menghadirkan gambaran baru tentang bagaimana teknologi AI dan elektrifikasi bisa membentuk mobilitas Indonesia. (*)