Hyundai Ioniq 3 Siap Debut Global, Berpotensi Masuk Pasar Indonesia?

  • Oleh : Febri

Sabtu, 30/Agu/2025 10:00 WIB


Soundandmachine.com - Pasar mobil listrik dunia kembali memanas dengan kabar hadirnya Hyundai Ioniq 3, model terbaru yang digadang-gadang menjadi salah satu EV paling canggih sekaligus terjangkau di kelasnya.

Hyundai menjadwalkan debut global Ioniq 3 pada ajang Munich Motor Show, awal September 2025 mendatang.

 

Baca Juga:
Jadi Lawan atau Sekedar Pilihan? Geely EX2 Dibanderol Mulai Rp 229 Jutaan

Secara posisi, Ioniq 3 akan ditempatkan di antara Hyundai Inster EV dan Kona Electric. Meski ukurannya sedikit lebih ringkas dari Kona Electric, Ioniq 3 justru menghadirkan teknologi dan jarak tempuh yang jauh lebih unggul.

 

Baca Juga:
Respon Masukan Konsumen Indonesia, Hyundai Luncurkan New Creta Alpha

Model ini akan tersedia dengan dua pilihan baterai. Varian Standar: Baterai 58,3 kWh dengan jarak tempuh sekitar 418 km (WLTP). Varian Long Range: Baterai 81,4 kWh dengan jarak tempuh hingga 587 km (WLTP).

 

Baca Juga:
Peminatnya Membludak, Pengiriman BYD Tembus 10.000 Unit di Oktober-November 2025

Dengan angka jarak tempuh yang impresif tersebut, Ioniq 3 mampu menempuh perjalanan antar  provinsi tanpa perlu mengisi daya di tengah jalan.

 

Dari segi harga, Hyundai menargetkan Ioniq 3 berada di bawah Kona Electric. Di pasar Inggris, Kona Electric saat ini dipasarkan mulai dari £34.995 (sekitar Rp 735 juta).

 

Tidak hanya performa dan harga, Hyundai juga membekali Ioniq 3 dengan sistem operasi terbaru bernama Pleos, yang menghadirkan pengalaman pengguna lebih mulus dan intuitif layaknya smartphone.

Fitur-fitur digital modern seperti integrasi CarPlay Ultra, personalisasi interface, hingga opsi pembaruan perangkat lunak (software-defined vehicle) semakin menguatkan positioning Ioniq 3 sebagai EV masa depan.

 

CEO Hyundai Eropa, Xavier Martinet, menyebutkan bahwa Ioniq 3 akan menjadi bagian penting strategi Hyundai dalam memperluas cakupan pasar EV. “Inster dan (Ioniq 3) ini lebih murah, sehingga akan memberi kami cakupan total di pasar mobil listrik. Hyundai sudah punya Kona EV, tapi Ioniq 3 akan sedikit lebih kecil, namun lebih canggih dengan harga yang sebanding,” ujarnya.

Kelahiran Hyundai Ioniq 3 bukan hanya sekadar peluncuran produk baru, tetapi juga pernyataan strategi besar Hyundai dalam elektrifikasi global.

Dengan kombinasi teknologi mutakhir, jarak tempuh panjang, dan harga yang kompetitif, Ioniq 3 berpotensi besar menjadi salah satu EV paling diminati, termasuk di Indonesia.

Jika benar masuk ke pasar Tanah Air, Ioniq 3 bisa menjadi pilihan paling rasional bagi konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa mengorbankan kenyamanan maupun fitur premium. (Febri)