Oleh : Febri
Soundandmachine.com (Jakarta) - Dalam langkah mengejutkan yang diprediksi akan "memanaskan" persaingan pasar MPV listrik global, Denza secara resmi meluncurkan generasi terbaru dari flagship mereka, Denza D9.
Kejutan terbesarnya? Harga yang ditawarkan justru lebih rendah dari model sebelumnya, menjadikan MPV premium besutan BYD ini semakin terjangkau.
Baca Juga:
DENZA D9 Sukses Kalahkan Toyota Alphard, Jadi MPV Elektrik Premium Terlaris di Indonesia
Mengutip pernyataan dari media cnEVpost (1/9/2025), “Denza memperkenalkan empat varian baru, tiga menggunakan teknologi Plug-in Hybrid (PHEV) dan satu varian Battery Electric Vehicle (BEV) atau listrik murni.”
Varian PHEV kini dibanderol mulai dari ¥309.800 (sekitar Rp 716 juta), turun signifikan dari harga awal sebelumnya yang mencapai ¥339.800 (Rp 785 jutaan) pada rilis Desember 2024 lalu.
Sementara itu, varian BEV juga mengalami pemotongan harga, dari ¥379.800 (Rp 878 jutaan) menjadi ¥319.800 (sekitar Rp 739 juta).

Baca Juga:
Denza Resmi Debut di GIIAS 2025, Tampilkan Lini EV Premium untuk Indonesia
Penurunan harga ini jelas merupakan strategi agresif BYD Group melalui sub-merek premiumnya, Denza, untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat posisinya dalam persaingan sengit melawan pemain lain seperti Tesla, Wuling, atau Zeekr.
Baca Juga:
Jangkau Lokasi Strategis, Denza Resmikan Empat Diler Sekaligus di Indonesia
Peningkatan Teknologi dengan Harga yang Lebih Bersahabat
Meski harganya turun, Denza tidak mengorbankan teknologi. Varian PHEV terbaru telah dilengkapi dengan mesin bensin 1.5L generasi kelima yang dipadukan dengan motor listrik berdaya 115 kW.
Yang paling mengesankan adalah paket baterai 40 kWh yang memberikan jarak tempuh listrik murni (standar CLTC) hingga 200 km. Dengan kombinasi bensin dan listrik, jangkauan total kendaraan ini bisa mencapai angka fantastis, yaitu 1.100 km.
Di sisi lain, varian BEV tetap mengandalkan teknologi unggulan BYD Blade Battery berkapasitas besar 103 kWh.
Baterai ini mampu membawa MPV besar ini melaju sejauh hingga 620 km (CLTC) dalam sekali pengisian daya penuh, menawarkan efisiensi dan keandalan yang telah menjadi trademark BYD.

Interior Tetap Mewah dengan Sentuhan Perubahan
Lantas, apa yang berubah selain harga? Meski mengusung platform yang sama, laporan dari pengintaian awal mengungkap adanya sedikit revisi pada desain interior.
Ini menunjukkan bahwa Denza mempertahankan layout dashboard yang futuristic dan mewah dengan tiga layar, sambil melakukan penyempurnaan pada bagian-bagian tertentu seperti tuas transmisi.
Apa Artinya bagi Pasar Indonesia?
Untuk pasar Indonesia, kehadiran varian baru ini bisa menjadi angin segar. Sebelumnya, Denza D9 yang hadir di Indonesia adalah varian BEV dengan baterai 103,36 kWh dan harga sekitar Rp 950 juta.
Dengan hadirnya varian PHEV yang harganya jauh lebih rendah (jika nantinya jadi diluncurkan di Indonesia), Denza berpotensi menjangkau lebih banyak konsumen yang masih memiliki kekhawatiran akan jarak tempuh dan infrastruktur charging. (Febri)