Oleh : Febri
Soundandmachine.com (Jakarta) - Setelah resmi meluncur di ajang GIIAS Jakarta 2025, tim Soundandmachine berkesempatan untuk mencoba langsung BYD ATTO 1, city car listrik terbaru adri BYD Indonesia. Meski diposisikan sebagai entry level, impresi yang diberikan ATTO 1 jauh dari kata sederhana.
Baca Juga:
Peminatnya Membludak, Pengiriman BYD Tembus 10.000 Unit di Oktober-November 2025
Review Eksterior
Dari depan, ATTO 1 menampilkan kesan compact car dengan guratan bodi yang berani dan garis desain menyerupai supercar.
Dari samping, baru terasa karakter sesungguhnya sebagai city car dengan sentuhan crossover pada area fender. Sementara bagian belakang terlihat unik berkat permainan guratan bodi dan lampu futuristis, serta bumper yang sekilas memberi aura sporty ala mobil performa.
Baca Juga:
Penjualannya Mendominasi Hampir di Semua Kategori EV, Jadi Bukti Pencapaian BYD

Interior: Simple tapi Tetap Premium
Baca Juga:
Lonjakan EV Menguat, BYD Makin Kokoh Pimpin Pasar Indonesia
Masuk ke dalam kabin, ATTO 1 memang terlihat lebih simple dibanding model BYD lain. Namun bukan berarti ala kadarnya, justru pas dengan positioning ATTO 1 sebagai mobil ekonomis yang efisien.
Layout dasbor tetap terasa premium, dengan layar sentuh 10,1 inci (tidak bisa berputar seperti model BYD lainnya), tuas transmisi mirip BYD Dolphin, serta material soft touch di beberapa area.

Ruang di kursi belakang terasa lega, termasuk jarak kepala ke plafon, sehingga duduk di baris kedua tetap nyaman. Bagasi juga tergolong lapang untuk ukuran city car, bahkan relatif lebih luas dibanding BYD Dolphin.

Performa
BYD ATTO 1 menggunakan motor listrik di bagian depan dengan tenaga 55 kW dan torsi 135 Nm. Pihak BYD Indonesia menyatakan, akselerasi BYD ATTO 1 ini untuk 0–50 km/jam bisa ditempuh dalam waktu 4,9 detik.
Untuk varian, ATTO 1 Dynamic memiliki daya jelajah 300 km (NEDC), sementara varian Premium mencapai 380 km (NEDC).

Test Drive: Rasa BYD Tetap Terasa
Begitu tombol start ditekan, langsung terasa karakter khas BYD seperti halnya saat mengendarai Dolphin maupun M6.
Pengoperasian sederhana, setir terasa mantap, dan suspensi cukup baik meredam permukaan jalanan maupun melewati jalan sempit.
Tarikannya responsif, meski pada kecepatan lebih tinggi terasa sedikit goyangan bodi, hal yang wajar untuk compact EV. Namun kesan yang muncul tetap positif, terutama karena setirnya solid, handling terasa premium, dan bantingan suspensi cukup firm.

Bahkan meskipun ini model entry level, “rasa BYD” tetap kental terasa, baik dari kualitas peredaman, feedback setir, hingga bunyi khas sistem peringatan.
BYD ATTO 1 sukses membawa karakteristik khas BYD ke dalam segmen entry level. Bagi Sobat Sound yang ingin jadi pembeli mobil EV pertama yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan dengan cita rasa premium, BYD ATTO 1 dapat menjadi pilihan.
Tidak heran jika ATTO 1 diprediksi akan menjadi salah satu EV terlaris di Indonesia. (Febri)