Oleh : anto
Soundandmachine.com - Penjualan mobil di Indonesia tercatat tengah mengalami kenaikan per bulan November 2025 ini.
Baca Juga:
Tokyo Auto Salon 2026: Daihatsu Hadirkan Mobil Modifikasi Untuk Gaya Hidup
Namun di sisi lain, total penjualan secara year-to-date selama Januari - November 2025 masih belum pulih jika dibandingkan penjualan di tahun lalu pada periode yang sama.
Baca Juga:
Peminatnya Membludak, Pengiriman BYD Tembus 10.000 Unit di Oktober-November 2025
Dihimpun dari berbagai sumber, penjualan mobil nasional belum pulih sepenuhnya di tahun 2025, ditandai dengan penurunan penjualan wholesales dan retail secara tahunan.
Baca Juga:
GJAW 2025: Unit Paling Banyak dan Beragam, Daihatsu Jagokan Rocky e-Smart Hybrid
Beberapa faktor yang dianggap sebagai penyebabnya adalah melemahnya daya beli masyarakat, perlambatan ekonomi, dan suku bunga kredit yang tinggi.
Merujuk data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), angka wholesales (distribusi pabrik ke dealer) tercatat sebanyak 74.252 unit terdistribusi pada November 2025. Naik 0,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 74.014 unit.

Sementara pada bulan November 2025 ini, Daihatsu dalam keterangan resminya (5/12/2025) membukukan kinerja penjualan ritel yang positif.
Tercatat penjualan mencapai angka 12.750 unit, menunjukan kenaikan sebesar 5% dibanding bulan Oktober lalu sebanyak 12.196 unit.
Realisasi penjualan bulan ini sekaligus jadi capaian ritel tertinggi Daihatsu sepanjang semester dua di tahun ini.
Di Tengah penjualan mobil secara nasional di 2025 yang belum pulih, Daihatsu pertahankan pangsa pasar.
Pencapaian penjualan ini didukung model-model Daihatsu dari tiga segmen utama yang meliputi commercial low (Gran Max Series), LCGC atau Low Cost Green Car (Sigra dan Ayla) serta segmen SUV Medium (Terios).
Model-model ini berkontribusi sekitar 92% dari total penjualan Daihatsu di bulan ini dengan kenaikan juga sebesar 5% dibandingkan bulan Oktober 2025.
Gran Max Pick Up terjual 4.468 unit dan Gran Max Mini Bus laku 2.519 unit, total kontribusinya mencapai 55%, meningkat 2% dibandingkan bulan sebelumnya. Tertinggi selama 2025.

Sigra dan Ayla total penjualannya 3.394 unit, berkontribusi 27% dari total penjualan Daihatsu dan meningkat 9% dibandingkan bulan lalu.
Sementara Terios penjualannya 1.327 unit, berkontribusi 10% dari total penjualan Daihatsu dan naik sebesar 14% dibandingkan bulan sebelumnya.
“Capaian ini juga menjadi langkah penting kami dalam menuju 17 tahun berturut-turut di posisi nomor 2 penjualan otomotif Indonesia,” jelas Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor.
Dalam keterangan resminya, Daihatsu menawarkan nilai lebih bagi pelanggan yang tercermin dari berbagai alasan konsumen mempercayakan pilihan kendaraannya kepada sekaligus sebagai aset investasi.
Faktor tersebut meliputi efisiensi bahan bakar optimal, harga yang terjangkau, biaya kepemilikan total jangka panjang yang ekonomis dan kemudahan perawatan melalui jaringan layanan purnajual luas.
Ditambah nilai jual kembali (resale value) Daihatsu yang tetap stabil meski telah digunakan selama beberapa tahun. Pantas tetap stabil. (anto)