Peminatnya Membludak, Pengiriman BYD Tembus 10.000 Unit di Oktober-November 2025

  • Oleh : redaksi

Jum'at, 19/Des/2025 08:00 WIB


Soundandmachine.com (Jakarta) - Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan akselerasi yang signifikan, dan BYD berada di barisan terdepan dari tren tersebut.

Sepanjang tahun ini, BYD mencatat periode yang sangat produktif, mulai dari peluncuran produk, kegiatan test drive, hingga berbagai gathering yang membantu publik memahami teknologi kendaraan listrik secara lebih dekat.

Upaya tersebut berbuah pada meningkatnya kepercayaan konsumen terhadap EV, khususnya terhadap kualitas dan reliabilitas produk BYD.

Baca Juga:
Siap Jadi Luxury MPV Revolusioner, Denza D9 Generasi Baru Segera Hadir

Data pasar memperlihatkan pertumbuhan yang agresif. Secara umum, pada 2023 pangsa pasar EV nasional masih berada di angka 2 persen, maka pada 2024 naik menjadi 5 persen, dan melonjak tajam menjadi 12 persen pada 2025.

Artinya, dalam waktu dua tahun terjadi pertumbuhan hingga 500 persen. Di kawasan Jabodetabek, penetrasi EV bahkan mendekati 25 persen, yang berarti dari lima mobil baru, satu di antaranya sudah merupakan kendaraan listrik. Angka ini menunjukkan perubahan pola adopsi yang tergolong cepat untuk pasar Indonesia.

 

Baca Juga:
Diduga Omoda C5 Facelift Tanpa Kamuflase di Jalanan Jakarta, Segera Meluncur?

Momentum tersebut tercermin langsung pada performa BYD di pasar nasional. “Selama Oktober dan November, BYD berhasil mencapai pengiriman sekitar 10.000 unit dengan pangsa pasar yang sangat signifikan, yakni 57 persen di Indonesia,” ujar Eagle Zhao, President Director PT BYD Motor Indonesia, dalam sesi tanya jawab bersama media.

Pernyataan ini menegaskan posisi BYD sebagai pemain kunci di industri EV Tanah Air, sekaligus indikator kuat bahwa teknologi yang mereka tawarkan mendapat respons positif dari konsumen.

Baca Juga:
Penggunanya Semakin Bertambah, MG Maksimalkan Layanan Mudik Lebaran 2026

Ke depan, BYD menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan riset internal untuk menentukan arah pengembangan produk dan layanan, termasuk perluasan jaringan purna jual dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

Dengan pengiriman bulanan yang telah menembus angka 10.000 unit dan pangsa pasar mendekati 50 persen, BYD bukan hanya menikmati lonjakan permintaan, tetapi juga ikut membentuk peta baru industri kendaraan listrik nasional.

Pertumbuhan cepat ini menjadi sinyal bahwa ekosistem EV di Indonesia tengah memasuki fase yang semakin matang. (*)